Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Siap Maksimalkan Pemilih Pemula pada Pemilu 2024 Mendatang

Tingkat partisipasi politik masyarakat harus ditingkatkan, terutama pada kalangan pemilih pemula dan generasi muda, baik pelajar maupun mahasiswa.

Penulis: Cepi Marlianto |
Ist/Prokopim Iwan
Ratusan masyarakat sangat antusias mengikuti dialog demokrasi warga di Halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (8/10/2022) malam. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Sekretaris Daerah sekaligus Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan partisipasi masyarakat yang telah memiliki hak suara pada pemilihan umum (Pemilu) pada tahun 2024 mendatang. Satu di antaranya pelajar sebagai pemilih pemula.

Dimana pemerintah kota melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memberikan edukasi kepada masyarakat dan pemilih pemula, dengan menggelar dialog demokrasi warga di Halaman Kantor Wali Kota setempat, Sabtu (8/10/2022) malam.

"Pemilu ini baru pertama kali mereka juga menggunakan haknya setiap lima tahun sekali, jadi mereka harus benar-benar kita edukasi melalui berbagai kegiatan seperti dialog demokrasi warga ini," kata dia kepada Bangkapos.com, Minggu (9/10/2022).

Radmida memaparkan, kesuksesan Pemilu tentunya tergantung pada partisipasi aktif semua pihak terutama keterlibatan masyarakat. Tak hanya itu, berhasilnya Pemilu bukan hanya bersandar pada integritas penyelenggara dan masyarakat. Tetapi harus didukung seluruh pemangku kepentingan demi terciptanya sinergi yang kuat dan saling berkesinambungan.

Terpenting, tingkat partisipasi politik masyarakat harus ditingkatkan, terutama pada kalangan pemilih pemula dan generasi muda, baik pelajar maupun mahasiswa.

Karena, fakta menunjukkan saat ini telah terjadi satu kecenderungan fenomena penurunan tingkat partisipasi politik masyarakat dalam Pemilu.

"Pemilih pemula harus cerdas, mereka nantinya harus memilih pemimpin sesuai dengan keinginan harapannya. Jadi harapan lima tahun itu bisa sesuai dengan aspirasi yang diharapkan masyarakat," jelas Radmida.

Di samping itu lanjut dia, edukasi masyarakat untuk mensukseskan pemilu melalui acara dialog demokrasi warga dengan Bujang Begagil (BjB) yang dikemas dengan menarik ini, tentunya dapat menginspirasi dan sangat bermanfaat. Dalam artian pelaksanaan pemilu ini harus dirasakan semua lini masyarakat.

"Kami juga harus menyampaikan informasi untuk pelaksanaan pemilu 2024 dari mulai sekarang, dimana tahapan-tahapan sudah mulai dilalui. Kita memberikan pemahaman ke siapapun juga dalam kegiatan apapun menyisipkan untuk kelancaran pemilu 2024 ini," ujarnya.

Kendati demikian kata Radmida, setelah sebanyak dua kali menjadi narasumber diskusi tersebut ia turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan ini.

Menurutnya kegiatan tersebut sangat menarik, jadi tidak membosankan dan tidak membuat masyarakat jenuh.

Dimana biasanya kegiatan diskusi politik dilaksanakan di hotel,di gedung-gedung namun kali ini dilakukan di lapangan terbuka. Sehingga semua yang disampaikan kena hingga ke para pendengar.

"Kegiatan ini adalah suatu bentuk kepedulian dari pemerintah Kota Pangkalpinang," kata Radmida.

Pendiri Yayasan Bangka Belitung Kreatif, Fauzan Azima berujar, melalui kegiatan dialog demokrasi warga ini diharapkan Kesbangpol, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai pembina instrumen politik bisa berada di teras pemerintahan.

Hal itu terlepas dari situasi ketidakpuasan masyarakat tentang kondisi partai politik hingga korupsi. Dimana hal itu menjadi kejenuhan bagi masyarakat, sehingga perspektif tersebut harus diubah.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved