Info Kesehatan
Tanda-tanda Hamil Kembar dan Cara Mendapatkan Bayi Kembar Secara Alami
Berbeda dengan hamil tunggal, tanda-tanda yang dirasakan pun akan meningkat dua kali lipat saat sedang hamil kembar.
POSBELITUNG.CO -- Tahu kah bunda tanda-tanda dari kehamilan kembar?
Yuk kita cari tahu apa saja tanda-tanda hamil kembar.
Berbeda dengan hamil tunggal, tanda-tanda yang dirasakan pun akan meningkat dua kali lipat saat sedang hamil kembar.
Pada umumnya, seorang perempuan memiliki peluang yang lebih tinggi untuk melahirkan anak kembar bila ia atau pasangannya memiliki riwayat kembar dalam keluarganya.
Riwayat kembar dari pihak perempuan akan memiliki kemungkinan yang lebih tinggi daripada riwayat dari pihak pria.
Menurut American Society for Reproductive Medicine (ASRM), perempuan yang memiliki riwayat kembar akan menghasilkan sekitar 1 kehamilan kembar dalam setiap 60 kehamilan.
Adapun pria yang memiliki riwayat kembar hanya akan menghasilkan sekitar 1 kehamilan kembar dalam setiap 125 kehamilan.
Meski begitu, Benny Johan Marpaung, seorang dokter spesialis kandungan dan kebidanan, mengatakan bahwa garis keturunan tidak menjadi faktor mutlak seorang perempuan hamil anak kembar.
Lantas, apa saja tanda-tanda hamil kembar yang perlu diketahui?
Melansir dari Parents, berikut ini beberapa tanda-tandanya.
Tanda-tanda Hamil Kembar
1. Meningkatnya Hormon hCG
Salah satu tandanya yang umum terjadi adalah meningkatnya hormon hCG di minggu-minggu pertama kehamilan.
Sebagai informasi, hormon hCG adalah hormon yang hanya diproduksi tubuh selama kehamilan berlangsung.
Akan tetapi, tak selamanya tanda satu ini menandakan terjadinya kehamilan kembar.
"Kehamilan kembar sering ditandai dengan meningkatnya hormon hCG, tapi juga kehamilan tunggal," ucap Amos Grünebaum, MD, profesor obgyn di Zucker School of Medicine in Hempstead, New York, AS.
"Ada berbagai tingkat hCG normal baik untuk kehamilan kembar dan kehamilan tunggal. Tidak mungkin untuk memastikan (tanda) itu kembar, bahkan ketika tingkat hormon hCG meningkat di awal (kehamilan)," terang Grünebaum.
Untuk itu, pastikan bunda mendapatkan tes resmi dari pemeriksaan oleh dokter kandungannya masing-masing.
2. Mengalami Gejala Kehamilan Dua Kali Lipat
Bunda tentu tahu bahwa gejala-gejala kehamilan disebabkan adanya perubahan hormon.
Sehingga, bunda akan lebih sering merasakan gejala hamil lebih sering, terutama saat sedang hamil kembar.
"Ketika seseorang sedang hamil kembar, orang tersebut memiliki risiko tinggi mengalami gejala kehamilan dua kali lipat ketimbang yang sedang hamil tunggal," sebut Christine Greves, MD, dokter obgyn di Winnie Palmer Hospital for Women & Babies, Orlando, Florida, AS.
3. Gejala Mual Muntah Berlebih
Dr. Greves juga menjelaskan, seseorang yang sedang hamil kembar akan lebih sering merasakan gejala mual muntah dibandingkan yang sedang hamil tunggal.
Kondisi ini dinamakan dengan sebutan hiperemesis gravidarum.
Hiperemesis gravidarum adalah suatu kondisi yang sering dibandingkan dengan gejala mual muntah di pagi hari, tetapi dua kali lipat lebih intens.
Kondisi ini sangat mungkin terjadi pada seseorang yang sedang hamil kembar, sehingga sangat membutuhkan cairan intravena dan bantuan lainnya.
4. Perut Hamil Tampak Lebih Besar
Tanda berikutnya adalah perut hamil yang tampak lebih besar dan lebih cepat tanpa disadari.
Dr. Grünebaum mengatakan, kenaikan berat badan yang cepat bukanlah indikator pasti dari kehamilan kembar.
Sebab, tinggi badan, berat badan sebelum hamil, diet, serta tipe tubuh sangat berperan dalam proses kehamilan.
Nah, itu dia tanda-tanda hamil kembar yang perlu Moms ketahui, ya.
Faktor Penyebab Hamil Kembar
Melansir dari Standford Medicine Children's Health, berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya.
1. Faktor Keturunan
Apabila bunda dan/atau pasangan memiliki riwayat hamil kembar di keluarganya, maka besar pula kemungkinannya untuk hamil kembar nanti.
2. Faktor Usia
Percaya atau tidak, wanita berusia di atas 30 tahun justru memiliki peluang tinggi untuk hamil kembar.
Maka, jangan heran kalau ada beberapa wanita yang menunggu waktu tepat agar bisa hamil di kemudian hari nanti.
3. Memiliki Paritas Tinggi
Jika bunda sebelumnya memiliki riwayat hamil lebih dari satu kali, khususnya kehamilan kembar, maka tinggi juga kemungkinannya untuk hamil kembar di kemudian waktu.
4. Faktor Ras
Faktor penyebab berikutnya adalah dari faktor ras.
Wanita ras Afrika-Amerika memiliki peluang besar untuk hamil kembar.
Sementara itu, wanita ras Kaukasia, khususnya berusia 35 tahun ke atas, memiliki peluang yang sangat besar untuk hamil kembar. Juga, hamil kembar tiga atau lebih.
Wanita ras Afrika dan Asli Amerika memiliki peluang rendah untuk hamil kembar.
5. Faktor Obat-obatan
Faktor berikutnya adalah bunda mengonsumsi obat-obatan tertentu agar bisa hamil kembar.
Seperti, klomifen sitrat dan hormon perangsang folikel yang merupakan obat perangsang ovulasi.
Bunda harus tahu, obat-obat ini membantu menghasilkan banyak sel telur agar dapat menghasilkan banyak bayi jika dibuahi.
6. Mengikuti Promil Kembar
Promil kembar yang dimaksud adalah seperti program bayi tabung (IVF) dan metode lain yang dapat membantu pasutri hamil.
Bunda harus tahu, metode promil ini seringkali menggunakan obat perangsang ovulasi untuk menghasilkan banyak sel telur.
Sel telur ini kemudian dibuahi di laboratorium sebelum nantinya dikembalikan ke rahim untuk tumbuh.
Nah, itu dia bunda faktor penyebab hamil kembar beserta tanda-tandanya.
Cara Mendapatkan Bayi Kembar Secara Alami
Mengutip dari https://mamaschoice.id/, untuk mendapatkan bayi kembar secara alami, Mama dan Papa wajib memperhatikan faktor-faktor berikut ini:
1. Mengonsumsi obat penyubur
Beberapa ahli berpendapat bahwa mengonsumsi obat penyubur dapat meningkatkan kemungkinan untuk hamil kembar. Ini dapat meningkatkan kemungkinan perempuan mengeluarkan sel telur lebih dari satu pada saat bersamaan. Dengan begitu, ia pun bisa mendapatkan bayi kembar tidak identik.
2. Mengonsumsi asam folat
Asam folat terkenal dapat memengaruhi fungsi ovarium, implantasi, pembentukan embrio, dan keseluruhan proses kehamilan.
Banyak yang mempercayai bahwa suplemen dengan asam folat, myo-inositol, dan melatonin membantu meningkatkan kualitas sel telur dan fungsi ovarium. Untuk itu, perempuan sebaiknya untuk mengonsumsi asam folat sejak mempersiapkan kehamilan.
Selain suplemen, Mama juga bisa mendapatkan asam folat dari berbagai makanan alami, seperti:
Sayuran berwarna hijau: Asparagus, brokoli, sawi hijau, bayam, kubis.
Kacang-kacangan: Kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kacang polong, kacang kedelai.
Biji-bijian: Gandum, sereal.
Buah-buahan : Alpukat, jeruk, bit.
Makanan laut : Salmon.
Umbi-umbian: Ubi jalar adalah salah satu yang paling baik. Hati sapi, Telur, Susu. (Berbagai sumber/khamelia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-kembar-3.jpg)