Satu Keluarga Tewas di Kalideres
Tukang Jamu Melihat Dian Pucat Seperti Orang Sakit: Tadinya Putih, Cantik
Gelagat aneh keluarga yang ditemukan tewas di Kalideres, Jakarta Barat diungkap seorang tukang jamu yang menjadi langganan keluarga tersebut.
POSBELITUNG.CO -- Sejumlah dugaan atas tewasnya satu keluarga di Kalideres semakin mengemuka.
Seorang tukang jamu yang menjadi langganan keluarga tersebut menceritakan gelagat aneh saat melihat Dian Febbyana, anak pasutri yang tewas.
Tukang jamu itu menyebut, bahwa anak dari pasutri yang turut tewas kondisinya terlihat berbeda.
Bahkan ia hanya diam saat berpapasan di jalan.
Tukang jamu berinisial R itu mengatakan bahwa Dian Febbyana, anak dari Rudyanto Gunawan dan K Margaretha Gunawan kerap membeli jamunya.
Menurutnya, Dian kerap membeli jamu kunyit sebanyak lima bungkus.
Jamu itu, kata R, diminum untuk menyehatkan tubuh.
"Katanya buat sehat aja, seger badan," lanjutnya.
Namun, dikatakan R tak setiap hari mereka memesan jamu.
Terkadang sebulan sekali atau dua minggu baru memesan.
Akan tetapi, semenjak pandemi Covid-19 mereka tak pernah memesan jamu.
"Iya masuk ke kompleknya. Security juga tahu. Nah semenjak Corona enggak pernah mesen jamu lagi sama saya," katanya.
Diakuinya, ia sempat melihat Dian dan ayahnya, berjalan kaki menenteng kresek hitam sekitar 2 bulan lalu.
"Terus tukang bubur ini nanya ke saya, "itu Dian kan mba?" "Iya kata saya". "Kok, diam aja ya." Iya ya," cerita R saat berbincang dengan tukang bubur.
Baca juga: Dosen Keluhkan Bau Badan, Universitas Syiah Kuala Aceh Layangkan Surat Resmi Mahasiswa Wajib Mandi
Namun, R merasa ada sesuatu yang janggal lantaran biasanya Dian menyapanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20221114-satu-keluarga-tewas-di-kalideres.jpg)