Akses Jalan Sriwijaya Menuju Bundaran Satam Dibuka Dua Arah, Mobil Tak Perlu Belok Kiri

Kendaraan roda empat akhirnya bisa melewati Jalan Sriwijaya menuju bundara Tugu Satam, Tanjungpandan, Belitung.

Tayang:
Penulis: Dede Suhendar | Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co/Dede S
Kondisi perempatan traffict light (lampu merah) Jalan Sriwijaya pada Minggu (18/12/2022). Saat ini pengendara mobil bisa mengambil jalan lurus jika ingin menuju bundaran tugu satam. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kendaraan roda empat akhirnya bisa melewati Jalan Sriwijaya menuju bundara Tugu Satam, Tanjungpandan, Belitung.

Tanda jalan satu arah (verboden) khusus roda empat dan di atasnya dari arah Pengadilan Negeri Tanjungpandan secara resmi sudah dibuka semenjak Kamis (15/12/2022) lalu.

"Iya sekarang sudah boleh digunakan dua arah," ujar Kasatlantas Polres Belitung Iptu Riris Sianturi pada Minggu (18/12/2022).

Ia menjelaskan pemberlakuan dua arah merupakan uji coba yang dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Belitung maupun dinas terkait.

Rencananya setelah seminggu diterapkan dua arah, stakeholder terkaut akan kembali melakukan evaluasi.

"Jika penerapan dua arah ini mengalami kemacetan atau ada kecelakaan maka, kita akan kembalikan seperti sedia kala (satu arah)," katanya.

Suasana Bundara Tugu Satam dalam acara Gowes Pesona Belitung 2022 pada Minggu (30/10/2022).
Suasana Bundara Tugu Satam dalam acara Gowes Pesona Belitung 2022 pada Minggu (30/10/2022). (posbelitung.co/dokumentasi)

Tingkat Akses Ekonomi

Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengapresiasi upaya dari Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ), Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Belitung yang terus melakukan pengkajian.

Sehingga setelah proses overlay selesai, akses Jalan Sriwijaya dibuka dua arah.

Menurutnya akses jalan dua arah akan memudahkan masyarakat menuju pusat perdagangan di sepanjang jalan tersebut.

"Pembukaan dua jalur ini akan membuat pusat perdagangan di sepanjang jalan semakin ramai dan ekonomi akan berputar lebih kencang," ujar Isyak kepada posbelitung.co.

Meskipun demikian, lanjutnya, proses tersebut membutuhkan sosialisasi pasif agar diketahui masyarakat luas. (posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved