TKI

Tidak Lulus SD, TKI Perempuan Ini Sukses dan Berhasil di Arab Saudi, Punya Usaha Catering

Bunda Risma asal Kalimantan Barat menjadi seorang TKI yang sukses di Arab Saudi, padahal ia sama sekali tidak lulus SD.

Youtube IDAY ADVENTURER
Tidak Lulus SD, TKI Perempuan Ini Sukses dan Berhasil di Arab Saudi, Punya Usaha Catering 

POSBELITUNG.CO - Bunda Risma asal Kalimantan Barat menjadi seorang TKI yang sukses di Arab Saudi, padahal ia sama sekali tidak lulus SD.

Sejak kecil, TKI perempuan ini sudah terbang ke negara Arab ikut orang tuanya, belajar dari pengalaman serta jatuh-bangun yang sudah ia lewati, kini Risma dikenal sebagai pengusaha sukses.

Melalui kanal YouTube Iday Adventurer, TKI perempuan ini membagikan kisahnya.

"Alhamdulillah 26 tahun (di Arab Saudi), mulai kecil saya di sini, saya lahir di Indonesia, nggak lulus SD masuk Arab Saudi," ungkap Bunda Risma.

"Ikut orang tua. Dari sebuah pengalaman, dari perjalanan, jatuh-bangun kayak gitu," sambung Bunda Risma.

Bunda Risma membuka banyak usaha, salah satunya yakni usaha catering yang memiliki banyak menu khas Indonesia, seperti sate, soto, gule, lontong sayur, bakso, nasi goreng, dan nasi uduk.

Usaha catering Bunda Risma ini memang menyasar para jamaah umroh asal Indonesia, sehingga tak heran semua menu yang dimiliki adalah menu khas Indonesia.

Terjun ke dunia usaha, khususnya bidang kuliner, seperti catering ternyata sudah dilakoni oleh Bunda Risma sejak tahun 2009 silam, di mana saat itu ia masih memfokuskan usahanya kepada jamaah haji saja, belum jamaah umroh.

Tidak hanya dibidang kuliner, sebelumnya Bunda Risma sudah lebih dulu terjun ke dunia jual-beli barang-barang unik di Arab Saudi, yakni menjajalkan banyak barang dagangan kepada para jamaah haji sejak 2005.

Di awal kariernya, Bunda Risma hanya berperan sebagai penjual barang-barang unik di luar hotel.

Seiring berjalannya waktu, usaha Bunda Risma kini semakin berkembang pesat dan kian sukses, bahkan ia sudah banyak bekerja sama dengan hotel-hotel yang ada di Arab Saudi.

"Dari titik nol, pertama belajar jualan di luar hotel, nggak berani langsung masuk ke hotel, setelah itu baru berani masuk sewa di hotel," tutur Bunda Risma.

"Kini sampai berani lima hotel booking, sampai berani ke ratusan ribu, karena udah tau perjalanannya," ujar Bunda Risma.

Usaha catering yang dilakoni oleh Bunda Risma ini ternyata bermula dari permintaan para jamaah haji dan umroh, dari mencicipi makanan yang ditawarkan, akhirnya mereka meminta Bunda Risma membuka catering.

"Bahkan buka catering untuk haji dan umroh ini kemauan dari jamaah, pertama beliau makan di kantin nyicipi bakso, gado-gado, soto, gitu, dari jamaah 'Bunda kenapa nggak buka catering umroh', jadi kita tu dibawanya sama jamaah," kata Bunda Risma.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved