Pos Belitung Hari Ini

Harga Gas Melon Harus Mengacu HET, Pemkab Belitung Pastikan Stok Aman

Kebutuhan elpiji 3 kilogram (kg) atau gas melon di Belitung mencukupi hingga Januari 2023. Dengan kondisi itu, harga jual tak seharusnya melebihi HET.

Tayang:
Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co
Pos Belitung Hari Ini, Rabu, 4 Januari 2023. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kebutuhan elpiji 3 kilogram (kg) atau gas melon di Belitung mencukupi hingga Januari 2023.

Pengiriman pasokan gas melon juga masih lancar dan aman. Tak ada kendala cuaca dalam proses pengiriman.

Dalam kondisi tersebut, ketersediaan elpiji 3 kg mencukupi dan harga tak seharusnya melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Pelaksana tugas (Plt) Kabag Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung, Adnizar mengatakan pihaknya sebelumn- ya telah memantau atau monitoring gas elpiji pada pekan ketiga Desember 2022 lalu.

Pemantauan dilakukan dari tingkat pangkalan, agen, termasuk SPPBE Juru Seberang.

“Saat itu untuk persiapan Nataru. Informasi dari Per- tamina cukup, pengiriman dari Jakarta juga aman dan tidak akan ada kendala cuaca, kalau ada kekurangan bisa menghubungi dari Jakarta untuk pemenuhannya,” kata Adnizar, Selasa (3/ 1/2023) menyikapi keluhan masyarakat atas sulitnya mencari gas melon bersubsidi hingga harganya yang dijual melebihi HET.

Antrean panjang warga membeli gas elpiji 3 kilogram di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Kota, Tanjungpandan, Belitung, Senin (2/1/2023).
Antrean panjang warga membeli gas elpiji 3 kilogram di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Kota, Tanjungpandan, Belitung, Senin (2/1/2023). (Posbelitung.co/Dokumentasi)

Baca juga: Gas Melon Sulit Dicari, Anggota DPRD Belitung Sudah Cek Saat Ini 485 Ton Gas Menuju Pulau Belitung

Baca juga: Warga Ngadu Sulit Dapatkan Gas Elpji 3 Kg, Harga Mencapai Rp35 Ribu per Tabung

Menurutnya, stok gas melon cukup sampai Januari. Stok tersebut pun sudah mencakup meningkatnya kebutuhan saat Natal dan tahun baru.

Dari hasil monitoring, harga dari tingkat agen ke pangkalan juga tetap sesuai aturan.

Namun harga dari pangkalan ke pengecer yang bervariasi bergantung jarak tempuh.

“Makanya kamu juga mengantisipasi kalau di sini ada oknum pengecer yang bermain menjual di luar harga wajar. Itu dari segi stok, barang itu ada. Kalau sam- pai hilang ada yang tidak masuk akal,” ujarnya.

Adnizar mengatakan kemungkinan harga gas melon tinggi bisa saja terjadi di kecamatan lain.

Namun penjualan di Tanjungpandan harusnya tetap mengacu pada HET.

Lantaran jarak Tanjungpandan lebih dekat sehingga tidak memerlukan biaya tambahan untuk transportasi.

“Kalau dari harga, sikap mereka (Pertamina) kalau terbukti, laporkan saja. Nanti akan ditindak perizinannya,” ujar pria yang juga Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Belitung ini.

Dalam hal ini pengawasan gas elpiji, Pemkab memiliki wewenang dalam rangka monitoring kebutuhan gas.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved