TKI

TKI Asal Banten Buka Usaha di Arab Saudi, Jual Berbagai Camilan Indonesia, Ada Bakso Beranak

Salah satu yang menjadi andalan di gerai milik Awang, TKI Indonesia ini adalah bakso. Ia menjajalkan beragam jenis bakso, di antaranya ada bakso...

Tayang:
YouTube Sobat TKI
TKI Asal Banten Buka Usaha di Arab Saudi, Jual Berbagai Camilan Indonesia, Ada Bakso Beranak 

POSBELITUNG.CO -- Berlokasi di Al-Baghdadiyah Al-Sharqiyah, Jeddah, Arab Saudi, terdapat pasar malam bernama Sug Sate.

Sug Sate ini terletak di pesisir pantai, sehingga kerap menjadi tempat berwisata pada TKI yang ada di Arab Saudi.

Tempat ini konon katanya selalu ramai di hari Jumat dan juga Sabtu.

Selain suasananya yang nyaman, di sini terdapat banyak penjual yang berasal dari Indonesia menjajalkan berbagai macam kuliner khas Tanah Air.

Tak hanya kuliner, namun ada juga pedagang yang menjual busana wanita, busana pria, topi, dan beragam jenis aksesoris lainnya.

Salah seorang TKI asal Banten bernama Awang ternyata menjadi salah satu pegadang yang berjualan di Sug Sate.

Di sana ia membuka gerai kecil-kecilan yang menyajikan beragam jenis makanan khas Indonesia, seperti batagor, onde-onde, es teh manis, hingga bakso beranak.

Baca juga: Pengalaman jadi TKI Kaburan di Arab Saudi, Ternyata Gajinya Lebih Besar

Baca juga: Gaji TKI Taiwan Terbaru 2023, Pekerjaan Menjaga Majikan di Rumah Sakit

Pemilik kanal YouTube Sobat TKI mencoba untuk mewawancarai TKI asal Banten ini.

Ia bertanya perihal kehidupan TKI ini hingga menanyakan terkait pendapatan dan pengeluarannya selama membuka usaha di Arab Saudi.

"Ini (usaha) buka sendiri, dikelola sendiri," ujar TKI tersebut.

Meski ia membuka sendiri usahanya, namun TKI berjenis kelamin laki-laki itu mengunggapkan dirinya tetap memiliki majikan.

Hal ini bertujuan untuk memperpanjang iqomah atau KTP-nya selama berada di Arab Saudi.

Per tahun untuk memperpanjang iqomah, TKI ini mengatakan ia membutuhkan biaya sebesar 13.000 (Riyal) atau jika dirupiahkan sekitar Rp50 juta.

"Iqomah lumayan lah, 13 ribuan (Riyal) per tahun, itu untuk pemperpanjang KTP," ungkapnya.

Sementara untuk uang sewa tempat, TKI bernama Awang ini harus mengeluarkan uang sebesar 6.000 (Riyal) per bulannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved