Profil Tokoh
BIODATA dan Profil Achmad Nursyandi Kepala BPBD Bangka Barat, Tertantang Membantu Masyarakat
Setelah kerja kerasnya dan dukungan kepala daerah, karena susah berkomitmen penanggulangan bencana ini menjadi prioritas.
POSBELITUNG.CO, BANGKA BARAT - Menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Barat, menjadi tantangan tersendiri dan banyak suka duka yang dialami Achmad Nursyandi.
Achmad Nursyandi dipercayai menjadi pemimpin di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dibentuk sejak 2020 lalu.
Sejak menduduki OPD itu, pria yang kerap disapa Sandi, sempat kebingungan mau berkantor dimana.
Pasalnya kala itu, BPBD Kabupaten Bangka Barat belum memiliki kantor, minim anggota dan belum memiliki anggaran menjadi permasalahan.
Berkat kerja kerasnya dan komitmen kepala daerah akhirnya mereka bisa memiliki kantor.
"Hari pertama dilantik besoknya bingung mau berkantor dimana. Awal menjabat di BPBD banyak tantangan mulai anggota belum banyak hanya ada 10 orang termasuk PHL, anggaran tidak ada," kata Sandi, Sabtu (11/3/2023).
Sejak saat itu, pria yang bercita-cita ini jadi dokter, mencoba meminta arahan dari kepada daerah.
Setelah kerja kerasnya dan dukungan kepala daerah, karena susah berkomitmen penanggulangan bencana ini menjadi prioritas.
"Pelan-pelan kami mulai mengajukan anggaran, kita mencari gedung sementara hingga mendapatkan kantor dengan mengontrak dan minta tambahan personel, semua itu disetujui," ujarnya.
Selain duka, pria beranak tiga ini juga menyebut menjabat sebagai Kepala BPBD Bangka Barat, menjadi kebanggaan dirinya.
Pasalnya membantu masyarakat menjadi tugas yang mulia.
"Sukanya kita bisa membantu masyarakat, itu sesuai yang tak ternilai. Sangat luar biasa, jadi masyarakat dengan adanya kehadiran kita bisa memberikan manfaat bagi mereka," ungkap Sandi.
Pria lulusan S2 Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gaja Mada (UGM) Yogyakarta tahun 2011 ini, sudah malang melintang di Lingkungan Pemkab Bangka Barat.
Mulai bertugas di RSUD Sejiran Setason saat mulai jadi PNS pada 2006.
"Pertama kali bertugas di RSUD Sejiran Setason pada Bulan Juni 2006. Jadi Rumah Sakit Sejiran Setason itu pertama kali kosong, anggaran belum ada peralatan belum ada juga. Mirip dengan BPBD Bangka Barat pertama didirikan, " kata Sandi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230311-Achman-Nursyandi-Kepala-BPBD-Bangka-Barat.jpg)