News
Istri Tercinta Tutup Usia, Moeldoko Minta Maaf
Dari pernikahan tersebut keduanya dianugerahi dua orang anak. Koesni Harningsih atau Koes Moeldoko lahir pada tahun 1960.
POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Koesni Harningsih Nasution, istri tercinta Kepala Staf Presiden Moeldoko tutup usia pada Minggu(12/3). Moeldoko menikahi Koesni Harningsih Nasution pada tahun 1985 saat berusia 25 tahun.
Dari pernikahan tersebut keduanya dianugerahi dua orang anak. Koesni Harningsih atau Koes Moeldoko lahir pada tahun 1960.
Pelepasan jenazah Koesni Moeldoko dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jalan Terusan Lembang D54, Menteng, Jakarta Pusat. Jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Bahagia, Tangerang, Banten.
Sebelum keberangkatan jenazah, Moeldoko berterimakasih kepada seluruh tamu yang hadir. Ia juga berterima kasih kepada keluarga dan kerabat yang telah mendukung sang istri semasa hidupnya.
"Saya memohon maaf atas kesalahan kesalahan istri saya apabila selama ini ada kesalahan, Dan apabila ada tanggungan dari istri saya apapun bentuknya mohon menghubungi keluarga kami," kata Moeldoko.
Sebelum Presiden, sejumlah pejabat telah hadir lebih dahulu ke rumah duka.
Mereka yang tampak hadir diantaranya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek Nadiem Makarim, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Selain itu hadir pula Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri PPA I Gusti Ayu Bintang, serta Menparekraf Sandiaga Uno.
Usai melayat Mahfud menyampaikan dukacita kepada Moeldoko dan keluarga. Ia mendoakan kebaikan bagi almarhumah dan keluarga.
"Tentu saya pribadi dan keluarga hadir untuk berbela sungkawa dan berdoa untuk kebaikan
almarhumah, dan tentu seluruh rakyat Indonesia turut mendoakan untuk kebaikan almarhumah di alam yang lain," ujar Mahfud.
Mahfud mengatakan bahwa kepergiaan seseorang layaknya jadwal kereta api. Semua orang memiliki jadwal sendiri-sendiri yang sudah ditetapkan.
"Kita semua merasa kehilangan seorang ibu yang mendampingi seorang pejabat penting yang turut membangun negara ini sejak muda sampai sekarang. Ya mudahan yang terbaik aja lah," katanya.
Adapun penyebab istri Moeldoko meninggal dunia karena sakit dan telah menjalani pengobatan secara intensif. Disampaikan Kepala Bappenas, Suharso Manoarfa, istri Moledoko yang juga telah dianggap sebagai adiknya ini sempat menjalani pengobatan bahkan sampai ke Singapura.
Keluarga Suharso pun juga sempat menjenguk saat Koesni Harningsih menjalani pengobatan di Singapura. Untuk itu, atas meninggalnya Koesni Harningsih, pihaknya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam.
"Yang pertama tentu kami turut berduka yang sangat mendalam. Karena pada masa mudanya saat mahasiswi, beliau kos di rumah saya. Oleh ibu saya sudah dianggap seperti anaknya, jadi kami dekat sekali. Terakhir adik saya masih menengok almarhumah di Singapura," ujar Suharso.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230313-Istri-Moeldoko-meninggal-dunia.jpg)