TKI

Inilah Alasan Mengapa Orang Arab Saudi Suka TKI dan TKW

Alasan pertama yakni bahwa pekerja Indonesia atau TKI dikenal rajin, penurut, dan juga bersih. Selain itu TKI ini juga menyebutkan alasan lain...

Tayang:
Serambinews.com - Tribun
Ilustrasi orang Arab Saudi suka TKI 

POSBELITUNG.CO -- Arab Saudi masih menjadi negara yang banyak dimintani bagi para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau yang saat ini disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat lima negara terbesar dalam penempatan PMI terbanyak Periode Juni 2022, antara lain Arab Saudi.

Melansir dari bi.go.id, pada 2020 kuartal kedua ada sekitar 928.000 TKI yang mengadu nasib di Timur Tengah.

Jumlah tertinggi ada di negara Arab Saudi, total 833.000 TKI.

Jika ditanya soal alasan, tentu upah yang besar menjadi faktor utama kenapa banyak TKI memilih negara Arab Saudi sebagai negara tujuan mereka.

Selain itu, orang Arab Saudi juga ternyata memiliki alasan sendiri mengapa mereka senang mempekerjakan orang Indonesia.

Seorang TKI yang bekerja di Arab Saudi, Maz Giyo lewat kanal YouTube pribadinya membagikan pengalaman dan kemudian menyimpulkan beberapa alasan mengapa Orang Arab Saudi senang dengan TKI.

Disebutkan bahwa apa yang ia jelaskan ini berdasarkan fakta dari pengalamannya selama bekerja di Arab Saudi.

"Ini berdasarkan fakta ya, bos saya pernah ngomong ke saya, trus orang lain juga," kata Maz Giyo.

Alasan pertama yakni bahwa pekerja Indonesia atau TKI dikenal rajin, penurut dan juga bersih.

Jika dibandingkan dengan pekerja dari negara lain yang ada di Timur Tengah, TKI di Arab Saudi dinilai lebih baik dari segi attitude dan juga penampilan.

"Pertama yaitu orang Indonesia orangnya rajin, nurut, bersih dan tidak bau, katanya seperti itu sih, menurut orang sini," urai Maz Giyo.

Pada saat pandemi Tahun 2020 silam, TKI berjenis kelamin laki-laki ini mengatakan tidak ada pengiriman resmi pekerja dari Indonesia, namun permintaan terhadap pekerja Indonesia sangat tinggi.

Itulah mengapa banyak TKI ilegal yang ada di Arab Saudi saat ini, itu dikarenakan mereka datang lewat jalur 'tikus'.

"Walaupun sekarang PT udah ditutup ya, pengiriman resmi, tapi tetep aja banyak yang mengirim (TKI) ke sini lewat jalan tikus,"

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved