News

Ayah David Ungkap Putranya Berkemungkinan Cacat Permanen, Kubu Mario Dandy Malah Ngemis Empati

Ayah David, korban penganiayaan Mario Dandy mengungkapkan bahwa putranya tersebut berkemungkinan mengalami cacat permanen.

Tayang:
Kolase Posbelitung.co
Ayah David Ungkap Putranya Berkemungkinan Cacat Permanen, Kubu Mario Dandy Malah Ngemis Empati 

POSBELITUNG.CO -- Ayah David, korban penganiayaan Mario Dandy mengungkapkan bahwa putranya tersebut berkemungkinan mengalami cacat permanen.

Cacat permanen yang kemungkinan dialami oleh David ini akibat dirinya mengalami pecah syaraf di otak.

Lewat akun Twitter pribadinya @seeksixsuck, ayah David menguraikan apa yang terjadi dengan putranya tersebut.

Disebutkan bahwa David mengalami diffuse axonal injury (DAI).

Diffuse axonal injury adalah jenis dari cedera otak traumatik yang tergolong sebagai salah satu cedera otak yang paling parah.

Di dalam kepala terdapat banyak syarat seperti kabel yang saling terhubung, jumlahnya hingga jutaan.

Saat otak mengalami trauma berat seperti yang dialami David, maka terjadi pergeseran pada otak yang sangat ekstrem.

Hal inilah yang menyebabkan serabur-serabut syaraf pecah dan ini yang terjadi pada David, korban penganiayaan Mario Dandy.

"Dalam kepala ini ada otak yang penuh dengan akson (serabut syaraf) yang jumlahnya jutaan seperti kabel."

"Tugas akson adalah untuk komunikasi antar syaraf. Ketika otak mengalami trauma berat, maka otak terjadi pergeseran ekstrim yang menyebabkan serabut2 syaraf ini pecah. David alami ini dan koma."

"Efek dari DAI adalah penurunan kualitas hidup dan cacat permanen." tulis Jonathan, ayah David.

Di saat David tengah berjuang untuk sembuh, kubu Mario Dandy malah mengemis empati.

Tentu ini membuat Jonathan selaku orang tua korban naik pitam.

Pasalnya apa yang terjadi dengan David tidak sebanding dengan hukuman yang akan diterima oleh para pelaku kejahatan tersebut.

"Dan pada saat yang sama para pelaku ngemis-ngemis caper di media2 jualan kemiskinan, jualan salah didik, jualan trauma masa kecil dan semua hal lain."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved