News
Jonathan Latumahina Hadiahi David Ozora Barang Langka, Senyum Sumringahnya Terpancar
Sembari diperlihatkan sebuah barang langka berupa sepatu merek Nike Air Jordan, David tersenyum lebar melihat ke arah kamera...
POSBELITUNG.CO -- Jonathan Latumahina baru saja memberi hadiah langka kepada putranya, David Ozora.
Dalam akun media sosial pribadinya Twitter, Jonathan terlihat mengunggah momen kala David tersenyum sumringah menerima hadiah langka tersebut.
Meski masih terbaring di rumah sakit, namun David mampu mengapresiasikan hadiah yang ia terima.
Sembari diperlihatkan sebuah barang langka berupa sepatu merek Nike Air Jordan, David tersenyum lebar melihat ke arah kamera.
Tangannya seakan menunjuk ke arah sepatu tersebut.
Baca juga: Hakim Spill Biaya Pengobatan David Ozora yang Tembus Rp 1,2 Miliar, Mario Dandy CS Tak Beri Bantuan
Baca juga: Biodata Dalai Lama, Aksinya Bikin Heboh, Minta Bocah Laki-laki Isap Lidahnya dan Akhirnya Minta Maaf
Baca juga: Daftar HP OPPO Baru yang Cocok untuk Berlebaran, Harga Mulai Rp1 Jutaan, Termasuk 6 HP OPPO RAM 4GB
Dalam unggahannya, Jonathan menuliskan sebuah cuitan 'Sipaling paham barang langka'.
Kondisi David terlihat semakin menunjukan progres yang baik, dirinya kini sudah bisa berekspresi dan berkomunikasi.
Sejumlah netizen yang mengetahui hal tersebut lantas ramai memberikan komentar.
Tak sedikit yang ikut merasa senang dan berharap agar David dapat segera sembuh dan berjalan menggunakan sepatu barunya.
"Ngga sabar liat david makai sepatunya, yuk sembuh yuk vid, david harus nyobain jalan2 keliling Indonesia, masih banyak tempat2 Indah nunggu dikunjungi david".
"Semangat sembuh biar bisa make sepatunya David".
"Ikut terharu, liat perkembangan david setiap harinya... Mudah2an david bisa cepat pulih seperti sedia kala ya om".
Melihat dari unggahan Jonathan sebelumnya, ayah David ini sempat blak-blakan menyindir Mario Dandy, pelaku penganiayaan terhadap putranya.
Dalam unggahan tersebut, Jonathan me-reetwet ulang sebuah unggahan dari @nextjack1995 yang memperlihatkan kelakuan tidak baik dari Mario Dandy.
Terlihat Mario Dandy keluar dari mobil Rubiconnya dan berdiri di pinggir jalan.
Ia kemudian mengganti plat mobil Rubiconnya tepat sebelum melakukan penganiayaan terhadap David.
Jonathan Latumahina yang membagikan video tersebut di akun sosial media miliknya lantas menyindir kelakuan Mario Dandy yang sebelumnya adalah anak seorang pejabat pajak.
"Wajib pajaknya dikejar kejar, diancam ancam. Anak pemungut pajaknya santai nggarong dan ngemplang pajak. Anak kabag kelakuan semaling ini,"
Tak hanya itu saja, Jonathan Latumahina juga ikut menyindir sikap Mario Dandy yang membuat banyak pihak merasa geram.
"Wajar kalo rakyat teriak2, ini baru awal. Kalo gak ada perbaikan siap2 aja," sambungnya.
AGH Ngaku Diperkosa David
Terjadinya penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David lantaran adanya pengakuan bahwa AGH dilecehkan oleh David.
Ternyata pelecehan yang disebutkan itu adalah pemerkosaan.
AGH mengaku diperkosa oleh David, korban penganiayaan Mario Dandy.
Hal ini sebagaimana yang diungkapkan dalam persidangan yang digelar pada Senin (10/4/2023) kemarin, oleh hakim Sri Wahyuni Batubara.
"Berdasarkan fakta-fakta di persidangan terbukti pemicu emosi saksi Mario Dandy kepada anak korban Cristalino David Ozora adalah karena pengakuan dari anak kepada saksi Mario Dandy bahwa anak disetubuhi oleh anak korban," ujar Sri Wahyuni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dikutip dari Tribun-Medan.com.
Menurut hakim Sri Wahyuni, pengakuan AGH itulah yang membuat Mario Dandy naik pitam dan kemudian melakukan penganiayaan kepada David Ozora.
AGH mengaku kepada Mario Dandy bahwa persetubuhan itu terjadi atas tindak pemaksaan dirinya oleh David Ozora.
Dari keterangan AGH, pemaksaan terhadap tindak seksual itu terjadi pada Januari lalu.
"Persetubuhan itu terjadi pada tanggal 17 Januari 2023 karena dipaksa oleh anak korban," lanjut Hakim Sri Wahyuni.
Akan tetapi, berdasarkan penilaian hakim, tidak terbukti adanya pemaksaan di balik tindakan seksual tersebut.
Pasalnya AGH tidak menunjukkan tanda-tanda trauma seperti umumnya seorang anak yang dipaksa melakukan hubungan seksual.
"Menurut Hakim, pengakuan anak tersebut mengenai dipaksa itu tidak benar," tegas Sri Wahyuni.
"Kalau seorang anak dipaksa berhubungan maka akan mengalami trauma, sedangkan anak tidak mengalami trauma," tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Hakim Sri Wahyuni membeberkan bahwa AGH juga melakukan hubungan badan dengan Mario Dandy.
Tak tanggung-tanggung, Sri Wahyuni mengatakan bahwa hubungan badan itu sudah terjadi sebanyak 5 kali.
"Pengakuan anak tersebut mengenai dipaksa itu tidak benar, karena ketika seorang anak dipaksa berhubungan, maka akan mengalami trauma. Sedangkan anak tidak mengalami trauma," ujar Sri.
"Itu terbukti dari pengakuan anak di persidangan. Setelah bersetubuh dengan anak korban, anak juga melakukan persetubuhan dengan saksi Mario Dandy Satriyo sebanyak 5 kali," kata Sri lagi.
(Posbelitung.co/Fitri Wahyuni/TribunTrends.com/Apriantiara Rahmawati Susma)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230412-david-ozora.jpg)