Kesehatan
Tips Sehat Konsumsi Makanan Berlemak Saat Hari Raya, Ini Pola Hidup yang Perlu Dijalani
konsumsi makanan sumber lemak secara berlebih, apalagi dibarengi konsumsi berlebih gula dan garam berpotensi
POSBELITUNG.CO - Momen hari raya seperti halnya momen Idulfitri memang selalu identik dengan konsumsi menu makanan berlemak.
Di momen Idulfitri sudah menjadi kebiasaan tersedia menu seperti rendang, opor, soto, kari, dan lainnya.
Pada momen seperti ini ada baiknya tetap menjaga kesehatan tubuh setelah mengonsumsi beragam hidangan makanan berlemak .
Hal ini perlu dilakukan agar tubuh tetap fit selama beraktivitas di saat Idulfitri.
Makanan berlemak tinggi seperti opor dan kue-kue kering berpotensi menaikkan kolesterol jahat dalam tubuh.
Untuk mengembalikan kadar kolesterol, kamu perlu memperbaiki gaya hidup agar tetap sehat dan bugar.
Salah satunya, menjaga kesehatan tubuh saat hari raya agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh kenaikan kolesterol.
Dosen Ilmu Gizi Poltekes Kemenkes Pangkalpinang Dr. Zen Amsi, S.Gz. M.Si, berbagi tips sehat agar tetap sehat walaupun mengonsumsi makanan berlemak.
Ia menyebut konsumsi makanan sesuai pilar gizi seimbang adalah yang paling bijak untuk dilakukan.
Ada empar pilar gizi seimbang yang bisa dilakukan.
Pertama, pentingnya tetap menjaga pola hidup aktif dan berolahraga.
Apalagi pada saat hari raya yang berpotensi konsumsi makanan berlebih terutama makanan sumber lemak yang biasa disajikan pada momen hari raya.
"Kedua, harus selalu konsumsi makanan sehingga berat badan tetap ideal atau paling tidak tidah bertambah. Konsumsi makanan dengan beraneka ragam terutama sayur dan buah yang harus menjadi pilihan setiap kali makan," sebut Zen kepada Bangkapos.com, Sabtu (22/4/2023).
Baca juga: Molen Gelar Open House, Undang Masyarakat Datang ke Rumah Dinas
Kemudian, tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Salah satunya mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
Apalagi kita baru saja terlepas dari kondisi pandemi.
Menurutnya, konsumsi makanan sumber lemak secara berlebih, apalagi dibarengi konsumsi berlebih gula dan garam berpotensi akan meningkatkan resiko penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif yang ditandai menurunnya fungsi-fungsi sel.
"Banyak sekali penyakit yg dipicu oleh konsumsi berlebihan makanan sumber lemak, gula dan garam dan cenderung terus meningkat jumlahnya di masyarakat seperti dibetes mellitus atau kencing manis, hipertensi atau darah tinggi, penyakit jantung dan stroke," tuturnya.
Zen mengatakan makanan yang berlebih, bukan hanya makanan sumber lemak saja.
Karbohidrat dan protein juga akan memberikan energi yang besar bagi tubuh segingga kemudian akan disimpan dalam bentuk cadangan energi.
"Sayangnya cadangan energi ini disimpan tubuh dalam bentuk jaringan lemak tubuh di berbagai jaringan seperti di perut, pundak, paha dan pinggang dan pinggul bila kelebihannya terus menerus," bebernya.
Secara estetika hal ini tentunya tidak menarik.
Hanya asaja paling mengkhawatirkan justru pada saat pembuluh darah kita secara terus menerus dibebani dengan kadar lemak tinggi yang kita kenal sebagai kolesterol dan trigliserida.
"Kondisi ini akan memicu reaksi peradangan atau inflamasi yang akhirnya akan berdampak pada penyakit tidak menular tadi," ucapnya.
Baca juga: Bupati Belitung Sanem Rasakan Kebahagiaan Batin di Idul Fitri 1444 H, Kebebasan Tanpa Belenggu
Tak hanya makanan berlemak, konsumsi minuman bersoda atau bergas saat lebaran juga perlu diwaspadai.
Minuman bersoda pastinya selalu identik dengan kandungan gula yang tinggi.
Kemudian, kandungan gula yang tinggi tersebut akan memicu terjadinya kelebihan energi bagi tubuh.
Pada saat hari raya, ada kecenderungan minuman ini banyak disediakan dan dikonsumsi.
"Konsumsi gula garam dan lemak ini sudah ditentukan sebenarnya yaitu kaidah G4G1L5 merupakan batasan konsumsi gula sebanyak 4 sendok makan per hari, garam sebanyak 1 sendok teh per hari, dan lemak sebanyak 5 sendok makan perhari," paparnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/lewmak12.jpg)