Berita Pangkalpinang
Realisasi Kebutuhan Uang Selama Lebaran Rp1,12 Triliun
Hingga pasca lebaran kebutuhan uang rupiah perbankan periode lebaran 2023 di Bangka Belitung hanya teralisasi Rp1,12 triliun.
Penulis: Rusaidah |
POSBELITUNG.CO, PANGKALPINANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebelumnya memproyeksikan kebutuhan uang rupiah perbankan periode lebaran 2023 di Bangka Belitung sebesar Rp1,2 triliun.
Namun, hingga pasca lebaran kebutuhan uang rupiah perbankan periode lebaran 2023 di Bangka Belitung hanya teralisasi Rp1,12 triliun.
Demikian hal tersebut disebutkan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung Agus Taufik.
Agus tak mengetahui pasti apa penyebab proyeksi kebutuhan uang lebaran tahun 2023 ini tidak sampai memenuhi target.
"Sejauh ini kebutuhan uang periode lebaran kemarin cukup, bahkan realisasinya sedikit lebih rendah yaitu Rp1,12 triliun. Masyarakat yang akan menukarkan uang juga masih dapat dilayani melalui website https://pintar.bi.go.id," sebut Agus kepada Bangka Pos Group, Rabu (3/5).
"Pastinya kita kurang tahu, bisa saja masyarakat sudah semakin banyak beralih ke Qris. Nilai Rp1,2 triliun itu tidak hanya buat THR, tapi buat semua kebutuhan," tambahnya.
Kendati demikian, Agus tetap yakin konsumsi masyarakat akan tetap meningkat selama lebaran hingga pasca lebaran ini.
"Tingkat inflasi juga cenderung meningkat di periode tersebut. Berdasarkan data BPS inflasi gabungan dua kota di Babel pada bulan Maret 2023 sebesar 0,42 persen (mtm) dan April 2023 sebesar 0,44 persen (mtm). Ini terutama disebabkan oleh tingkat konsumsi masyarakat yang meningkat, terutama makanan dan tiket pesawat," jelasnya.
Sebelumnya, proyeksi kebutuhan uang rupiah perbankan periode lebaran 2023 di Bangka Belitung sebesar Rp1,2 triliun tersebut dengan rincian Rp930 miliar untuk wilayah Pulau Bangka dan Rp282 miliar untuk wilayah Pulau Belitung.
Proyeksi tahun ini jika dibandingkan dengan realisasi outflow Ramadan tahun 2022 kemarin sebesar Rp1,4 triliun, mengalami penurunan sebesar 200 miliar atau -14 persen. (t2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Deputi-Kepala-Perwakilan-Bank-Indonesia-BI-Bangka-Belitung-Agus-Taufik.jpg)