Pos Belitung Hari Ini
Hadi Terpental 15 Meter, Pengemudi Toyota Rush Tabrak Dua Warga hingga Tewas
Korban tewas diketahui bernama Eko Pujiono (23) dan Hadi Siswoyo (44) keduanya warga Dusun Harapan Makmur, Desa Keposang.
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Dusun Harapan Makmur, Desa Keposang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Senin (8/5/2023) pagi.
Dua warga tewas mengenaskan setelah ditabrak mobil Toyota Rush warna putih.
Korban tewas diketahui bernama Eko Pujiono (23) dan Hadi Siswoyo (44) keduanya warga Dusun Harapan Makmur, Desa Keposang.
Hadi tewas di lokasi kejadiaan setelah terpental 15 meter akibat diseruduk Toyora Rush. Sementara Eko menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju RSUD Basel, sekitar pukul 09.45 WIB.
Sedangkan pengendara Toyota Rush bernopol BN 1824 VB diketahui bernama Hamsi (36) warga Desa Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, Basel.
Hamsi kini mendekam di sel tahanan Polres Basel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Berdasarkan informasi dihimpun Bangka Pos menyebutkan, kecelakaan bermula saat Hadi hendak mengisi BBM di toko milik Eko di Dusun Harapan Makmur, Desa Keposang, Senin (8/5/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.
Pada saat bersamaan dari arah Desa Sadai menuju Toboali, meluncur mobil Toyota Rush warna putih TNKB BN 1824 VB dikemudikan Hamsi (36) yang membawa tiga penumpang dengan kecepatan tinggi.
Saat melintas di Dusun Harapan Makmur, mobil Toyota Rush tersebut, tiba-tiba oleng, lalu ke luar jalur hingga menabrak Eko penjaga toko dan Hadi sopir mobil Suzuki Carry TNKB BN 8506 VB yang hendak mengisi BBM di toko tersebut.
Tabrakan menyebabkan Hadi terpental hingga 15 meter, lalu jatuh terjerembab ke dalam saluran air. Korban tewas seketika karena luka parah pada kepala.
Sedangkan Eko yang juga terluka parah dalam kondisi kritis dilarikan warga ke RSUD Basel untuk mendapatkan pertolongan. Nahas korban tewas dalam perjalanan.
Sementara usai menabrak kedua korban, pengemudi Toyota Rush masih hilang kendali dan terus melaju, hingga akhirnya berhenti setelah terperosok ke dalam parit.
Tak lama setelah kejadian, sejumlah anggota Satlantas Polres Basel tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kurang Konsentrasi Kurang Konsentrasi Kapolres Basel AKBP Toni Sarjaka melalui Kasatlantas Iptu Edi Yusuf membenarkan telah terjadi tabrakan maut di Jalan Raya Dusun Harapan Makmur, Desa Keposang yang menewaskan dua warga.
Ia menjelaskan saat kejadian, korban yakni sopir Suzuki Carry, Hadi Siswoyo (44) hendak membeli BBM di toko milik Eko Pujiono (23).
"Saat mengisi BBM, Hadi dan Eko terlihat di samping mobil Hadi, tibatiba ada Toyota Rush oleng lalu menyeruduk kedua korban," jelas Iptu Edi.
Kepada polisi, Hamsi sopir Toyota Rush mengaku kurang konsentrasi hingga mobilnya oleng masuk ke jalur kanan kemudian menabrak kedua korban.
"Diduga pengemudi kurang konsentrasi berkendara, lalu masuk jalur kanan Toboali menuju Sadai. Kemudian mobilnya menabrak samping kanan belakang kendaraan yang terparkir di depan toko milik korban Eko yang pada saat kejadian sedang mengisi BBM mobil milik Hadi," sambung Iptu Edi.
Ia menyebutkan, sopir Toyota Rush beserta dua unit kendaraan yang terlibat tabrakan sudah dibawa ke Mako Polres Basel.
"Untuk sementara waktu pengemudi kendaraan kita amankan dahulu beberapa hari ke depan guna pemeriksaan lebih lanjut. Kedua kendaraan juga sudah kita bawa sebagai barang bukti," sebutnya.
Iptu Edi juga mengatakan, pengemudi dan tiga orang penumpang Toyota Rush tidak ada yang mengalami luka-luka.
"Pengemudi dan penumpang Toyota Rush tidak mengalami luka-luka, tapi atas kejadian ini kedua kendaraan mengalami kerugian secara materil Rp20 juta," imbuhnya.
Upaya Mediasi Upaya Mediasi
Disinggung apakah ada upaya perdamaian atas kejadian kecelakaan ini, Iptu Edi mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dan kesepakatan antara pihak korban dengan keluarga pengemudi Toyota Rush.
"Ya, kalau ada perdamaian harus ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Intinya pengemudi kita amankan dahulu, kalau masalah perdamaian nanti kan ada restorative justice (RJ) yang penting kedua pihak ada kesepakatan bersama," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama pengendaraa kendaraan untuk tetap waspada dan hati-hati saat berkendara.
"Kami tak henti-hentinya mengimbau dan memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat, tetap waspada dan berhati-hati dalam berkendara serta utamakan keselamatan, karena paling utama dalam berkendara adalah keselamatan diri masingmasing," imbaunya.
Terpisah Kades Keposang Kenny Edwardi membenarkan dua warganya tewas akibat kecelakaan. Seorang tewas di lokasi kejadian, korban lainnya meninggal dalam perjalanan ke RSUD Bangka Selatan.
Menurut dia, mobil minibus yang menabrak dua warganya tersebut dikemudikan oleh seorang warga Desa Sadai, Kecamatan Tukak Sadai, yang melaju dari arah Sadai menuju Toboali.
Lalu tiba-tiba keluar jalur hingga menabrak dua warganya yang sedang mengisi BBM.
"Penyebabnya kami kurang tahu. Info dari warga, mobil yang menabrak tiba-tiba keluar jalur dan langsung menabrak dua korban yang sedang mengisi BBM di depan rumah," jelasnya.
Kenny menambahkan, dirinya sudah bertemu dengan Kades Sadai, M Amin di lokasi kejadian.
"Saya bertemu Kades Sadai yang datang ke lokasi karena yang menabrak warga Desa Sadai. Kami juga melakukan komunikasi untuk memediasi kedua belah pihak antara korban dengan pengemudi kendaraan," imbuhnya.
Sementara itu, Kades Sadai M Amin mengatakan, dirinya siap membantu warganya untuk melakukan mediasi dengan keluarga korban.
"Saya mewakili warga saya mengucapkan turut berduka cita kepada korban dan keluarganya. Warga kami siap bertanggungjawab dan saya juga sudah komunikasi dengan Kades Keposang untuk membantu mediasi dengan keluarga korban dan beliau sangat respon dan siap membantu," ucapnya. (v1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230509-Pos-Belitung-Hari-Ini.jpg)