Berita Pangkalpinang
Lolos Program IISMA 2023, Lima Mahasiswa Polman Babel Bakal Belajar di Kampus Sejumlah Negara Ini
Dedy Ramdhani menyampaikan lima mahasiswa tersebut berhasil setelah beberapa kali menjalani tes, baik oleh pihak Polman Babel maupun IISMA.
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Lima mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) berhasil lolos program International Student Mobility Awards (IISMA) 2023 dan menjadi bagian dari 600an lebih mahasiswa seluruh Indonesia.
Mereka berkesempatan untuk belajar di perguruan tinggi di luar negeri.
Yakni Sahrul Ramadhan di Kangwan University Korea Selatan, Dilah Andini di Lunghwa University of Science and Technology Taiwan, Yudha Cahya Pratama di Rubika Prancis, Veldi Handi Rahmadan di National Formosa University, dan Muhammad Fadhilah di Ondokuz Mayis University Turki.
"Ini adalah tahun ketiga, tahun ini lima mahasiswa ini Alhamdulillah lolos di tes akhir dan akan diberangkatkan ke negara tujuan masing-masing. Saat ini mereka telah dilepas langsung oleh Kementerian Pendidikan, dan akan diberangkatkan di semester ganjil nanti," kata Ketua Pusat Karir dan Kerja Sama Polman Babel, Dedy Ramdhani, dalam program Dialog Ruang Tengah, Selasa (9/5/2023).
Pada acara dipandu oleh host Edi Yusmanto itu, Dedy Ramdhani menyampaikan lima mahasiswa tersebut berhasil setelah beberapa kali menjalani tes, baik oleh pihak Polman Babel maupun IISMA.
"Awalnya kami lakukan sosialisasi program. Kemudian kami melakukan pre test untuk melihat kemampuan bahasa Inggris. Kalau memenuhi persyaratan, akan ikut pembekalan untuk menghadapi tes sebenarnya," ucapnya.
Akan tetapi menurutnya, ada cerita menarik ketika pelaksanaan sosialisasi, khususnya di Polman Babel. Sebenarnya antusiasnya tinggi, akan tetapi saat ada ketentuan mengenai kemampuan bahasa Inggris justru banyak yang mundur.
"Karena merasa minder dulu dengan kemampuan mereka. Padahal sebenarnya sudah ada kemampuan, tapi kurang percaya diri saja mereka itu," tambah Deddy.
Sementara itu, satu dari lima mahasiswa bernama Dilah Andini yang berkesempatan belajar di Lunghwa University of Science and Technology Taiwan, menuturkan awal ketertarikan pada program ini karena adanya kesempatan bisa ke luar negeri.
"Sebagai mahasiswa, pastinya tertarik bisa ke luar negeri tadi, selanjutnya tentunya yakin saja dengan program IISMA bisa mendapatkan manfaat luar biasa," tutur Dilah ketika menanggapi pertanyaan Edy Yusmanto, host Dialog Ruang Tengah.
Dilah juga sedikit bercerita mengenai alasan dirinya memilih Taiwan sebagai negara tujuan. Ia merasa sangat tertarik karena negara tersebut sudah cukup maju dalam dunia industri dan juga terkenal.
"Kebetulan bukan arahan dosen juga, tapi keinginan sendiri. Tapi memang jurusan ketika di sana, jadi lebih nyambung dengan jurusan saya di Polman ini, bisa banyak eksplor juga," jelasnya.
Hal itu dibenarkan oleh Deddy sebagai salah satu pembina. Bahwa pihaknya hanya menyampaikan daftar kampus dan negara yang bisa dipilih, sehingga sama sekali tidak ada pengarahan.
"Tidak ada arahan secara khusus, bahkan kami mengetahui pilihan mereka baru di akhir. Ketika pilihan itu ada, itu dari kaca mata mereka masing-masing," ucap Deddy menjelaskan.
Tidak hanya Dilah, Muhammad Fadhilah, mahasiswa program studi D4 Teknik Elektronika Polman Babel, juga membeberkan alasannya memilih Ondokuz Mayis University Turki sebagai tujuan pada program ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230509-5-Mahasiswa-Polman-Babel-Hadir-di-Dialog-Ruang-Tengah-Bangka-Pos.jpg)