Berita Belitung
Gebyar Museum Upaya Pelestarian Budaya bagi Generasi Muda
UPT Museum Kabupaten Belitung mendapat kesempatan yang sama dengan museum lainnya di Indonesia untuk menggelar acara Gebyar Museum.
Penulis: Rusaidah |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - UPT Museum Kabupaten Belitung mendapat kesempatan yang sama dengan museum lainnya di Indonesia untuk menggelar acara Gebyar Museum.
Gebyar Museum merupakan program rutin tahunan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud RI dengan tujuan meningkatkan akses pelayanan museum terhadap publik.
Museum Kabupaten Belitung sendiri memilih kegiatan berbagai lomba seperti mural, lukis, diorama, cerdas cermat dan debat bahasa daerah yang dimulai tanggal 19 - 22 Juni 2023.
"Memang program publik ini banyak kategorinya. Tahun 2023 ini kami memilih melaksakan lomba yang melibatkan pelajar dan juga masyarakat umum," ujar Kepala UPT Museum Pemkab Belitung Revzan Maynovri kepada posbelitung.co, Senin (19/6/2023).
Usai dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Subagio, seluruh perlombaan langsung dimulai secara serentak.
Lomba mural berlokasi di dinding pagar depan museum dan pagar kandang buaya, lomba diorama di area atas sedangkan lomba cerdas cermat dan debat bahasa daerah di depan panggung utama.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB selama empat hari.
Selain perlombaan, di area acara juga terdapat 10 stan para UMKM yang memamerkan produk dengan ciri khas kebudayaan.
"Kami sudah sampaikan kepada peserta, para pemenang akan diumumkan pada hari terakhir. Jadi kalau tidak selesai hari ini bisa dilanjutkan besok sampai hari pengumuman," katanya.
Revzan menambahkan, melalui kegiatan tersebut, dirinya berharap mampu meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya menjaga karakter dan tradisi budaya asli Belitung.
Tujuannya sebagai proteksi sekaligus filter dari perkembangan area globalisasi.
"Kemudian, melalui kegiatan lomba ini diharapkan berdampak terhadap ahlak generasi muda kita," katanya.
Sementara ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Subagio menambahkan Gebyar Museum termasuk upaya pemerintah melakukan transformasi bidang kebudayaan khususnya di museum.
Dirinya berharap dengan kegiatan tersebut menjaga kelestarian budaya bangsa yang berkaitan dengan museum.
Oleh sebab itu, dalam perlombaan terdapat lomba debat menggunakan bahasa daerah sebagai upaya melestarikan budaya Belitung.
"Kami juga meminta kepada kawan-kawan UPT Museum untuk terus berinovasi agar museum ini kesannya tidak lagi jadul. Sehingga anak muda bisa antusias berkunjung ke museum ini," katanya. (dol)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Kepala-UPT-Museum-Pemkab-Belitung-Revzan-Maynovri-meninjau-para-peserta-lomba-mural.jpg)