Pariwisata Belitung
Nyurong Kapal Jadi Experience Tourism
Nyurong kapal menjadi satu atraksi yang menarik dan bisa disaksikan hanya di saat tertentu di Galangan Kubu, Desa Batu Itam, Belitung.
Penulis: Rusaidah |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Nyurong kapal menjadi satu atraksi yang menarik dan bisa disaksikan hanya di saat tertentu di Galangan Kubu, Desa Batu Itam, Belitung.
Nyurong kapal atau dorong kapal merupakan proses memindahkan kapal yang baru jadi dari tempat pembuatan ke bibir pantai.
Prosesi adat dan gotong royong warga setempat menarik dan mendorong kapal yang beratnya berton-ton ini pun menjadi tontonan menarik.
"Bagian yang menariknya, gotong royong sehingga generasi muda bisa melihat gotong royong nelayan asli Indonesia terutama di Desa Batu Itam. Semangat gotong royong ini bisa diaplikasikan dalam hidup kita," ujar Serra Rianda, pengunjung dari Junior Chamber Internasional (JCI) Indonesia yang turut menyaksikan penurunan kapal pada Senin (3/7/2023).
Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie mengatakan, atraksi nyurong kapal ini bisa experience tourism. Ia memiliki gambaran, pengunjung atau wisatawan yang datang bisa membeli tiket dan terbatas hanya boleh 20 wisatawan yang boleh ikut dorong.
"Nanti dikasih seragam khusus, dapat makan, mereka dapat foto. Catatan kebersihan harus dijaga, kerapian dijaga, prosesi adat dan kearifan lokal harus dipublikasikan lebih kuat," ujarnya.
"Kalau sudah selesai, maka nyurong kapal akan jadi salah satu destinasi experience tourism menarik di Pulau Belitung," lanjut Isyak.
Atraksi nyurong kapal ini juga menjadi daya tarik wisata yang cocok untuk semua segmen kecuali lansia. Wisatawan yang datang bersama keluarga pun dapat menyaksikan nyurong kapal. Bahkan anak-anak juga bisa melihat proses membuat kapal dan proses mendorong sehingga bagus sebagai edukasi.
Isyak menyebut, nyurong kapal ini menjadi atraksi yang diangkat Pokdarwis Galangan Kubu sebagai respons atas tantangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ketika berkunjung ke lokasi tersebut.
"Waktu mas menteri ke sini melihat proses pembuatan kapal, pesan beliau agar ini menjadi atraksi dan kegiatan yang dapat menarik wisatawan," ujar juru bicara Sandiaga Uno ini.
Atraksi nyurong kapal atau mendorong kapal baru dari tempat pembuatan ke lepas pantai menjadi daya tarik ketika berwisata ke Belitung.
Pokdarwis Galang Kubu, di Desa Batu Itam, akan mengemas atraksi ini menjadi paket wisata yang bisa menambah experience atau pengalaman bagi wisatawan.
Ketika Pos Belitung berkunjung saat nyurong kapal, Senin (3/7), saat tiba pengunjung disuguhi welcome drink yang dinamai panah asmara. Nama tersebut berasal dari nama bahannya yakni pandan, nanas dan bermacam rempah-rempah. Aromanya harum dengan dominasi rasa manis dan sedikit masam.
"Nyurong kapal ini mulai dipromosikan walaupun kami belum menyusun paketnya," kata Ketua Pokdarwis Galang Kubu, Hendro Susilo.
Atraksi wisata ini memang terbatas karena dilakukan hanya saat ada kapal yang selesai dibuat oleh pembuat kapal di lokasi tersebut. Atraksi ini merupakan tantangan dari Menparekraf Sandiaga Uno saat kunjungannya melihat proses pembuatan kapal di Desa Batu Itam beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Warga-Desa-Batu-Itam-saat-bersiap-dan-bergotong-royong-mendorong-kapal-nyurong-kapal-Senin-37.jpg)