Wisata Belitung Timur
UNESCO Global Geopark List Buku Limau Geosite Baru Wisata Maritim di Belitung Timur
Sekretaris Jenderal UNESCO Global Geopark Network (GGN) Guy Martini meninjau geosite UNESCO Global Geopark yang ada di Belitung Timur.
POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Sekretaris Jenderal UNESCO Global Geopark Network (GGN) Guy Martini meninjau geosite UNESCO Global Geopark yang ada di Belitung Timur.
Selama dua hari, sejak 1 hingga 2 Juli dia berkunjung ke Pulau Buku Limau yang diproyeksikan sebagai geosite baru di Belitung Timur.
Peninjauan ini dilakukan untuk memberikan masukan sebelum geosite-geosite ini direvalidasi tahun 2024 mendatang.
Guy Martini mengatakan, kawasan Pulau Buku Limau menarik dengan wisata maritim yang berbasis alam dan budaya dengan kesatuan masyarakat yang dihuni oleh Suku Bugis.
Salah satu hal yang ditanyakan oleh Guy Martini adalah tentang pengolahan air laut menjadi air tawar.
"Ini bisa menjadi contoh yang sangat baik, bagaimana sebuah masyarakat bisa hidup di lingkungan maritim dan mereka melindungi lingkungan ini," kata Guy Martini seperti dalam rilis Diskominfo Beltim kepada Posbelitung.co, Senin (3/7).
Pria asal Prancis ini juga sangat tertarik dengan usaha masyarakat di Desa Buku Limau, yaitu ikan asin. Usaha tersebut tentunya sudah menjadi penopang ekonomi masyarakat Suku Bugis secara turun-temurun.
Ia menambahkan, untuk menuju Global Geopark tentunya kekayaan suatu pulau harus dikembangkan secara berkelanjutan dengan tetap melindungi pulau tersebut tidak hanya budaya, tetapi evolusinya juga.
Pengembangan pariwisata terjadi pada orang-orang yang sadar akan kekayaan dan mengembangkan dengan cara melindungi kawasan maritim ini.
"Penghasilan ikan-ikan kering ini menjadi hal menarik lainnya, yang dapat kami jelaskan ke beberapa orang bagiamana di suatu pulau kecil seperti ini mereka bisa tinggal dan memiliki listrik. Disini secara keseluruhan memiliki sistem kehidupan yang menarik," tambah Guy Martini.
Baca juga: Sekjen UNESCO Global Geopark Network Guy Martini Tinjau Calon Geosite Baru di Belitung Timur
Ia menyarankan agar masyarakat di Desa Buku Limau bisa lebih mempromosikan kebudayaan dan tradisi Suku Bugis .
Termasuk jenis masakan khas yang harus mereka bagikan kepada pengunjung, karena hal itu bisa menambah daya tarik dari Pulau Buku Limau.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Beltim Mathur Noviansyah menjelaskan, akan ada dua geosite baru yang akan dimasukkan ke daftar.
Geosite itu adalah Geosite Buku Limau yang mewakili Geopark Maritim Beltim dan Geosite Batu Begalang.
"Untuk Open Pit Nam Salu akan tetap diikutsertakan dalam Revalidasi 2024, tapi kan Geosite tersebut termasuk Geosite lama, bukan termasuk Geosite baru," kata Mathur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Sekretaris-Jenderal-UNESCO-GGN-Guy-Martini-saat-melakukan-kunjungan-ke-Buku-Limau.jpg)