Traveling

Wisata Kuliner, Beracun Tapi Harganya Selangit, Hanya Chef Handal Bersetifikat Boleh Masak Ikan Ini

Sajian Ikan Buntal, Fugu adalah makanan yang mahal di Restoran Jepang, per kepala ikan fugu dihargai sebesar 120 dollar AS atau setara Rp1,7 juta.

AKKHARAT JARUSILAWONG/iStockphoto
Ikan buntal. 

POSBELITUNG.CO -- Strike ..strike, tampak pria ini begitu bersemangat menarik gagang pancingnya. Hanya dalam hitungan beberapa detik saja, dari kejauhan terlihat ikan menggelepar di permukaan air. Seeokor ikan berhasil ia tarik ke permukaan air laut ketika itu.

Sayangnya, senyum puas yang tadinya mengembang, sirna sudah. Pria asal  Dusun Tuing Desa Mapur Kecamatan Riausilip Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel) itu, tampak kecewa.

Baca juga : Wisata Kuliner, Anda Bingung Cari Tempat Makan Malam ? Berbagai Menu Ada di Sini, Harga Terjangkau

Ternyata ikan ukuran sekitar 2 Kg yang ia tarik adalah Ikan Buntal, si ikan beracun.

"Lah kusangkak, pasti buntel (sudah saya kira, pasti ikan buntal -red)," kata pria bernama Ucol kecewa, seraya melepas kail di mulut ikan dan membiarkan ikan beracun itu mati di lokasi pemancingan, Dermaga Pasir Kuarsa Dusun Tuing, Desa Mapur, beberapa waktu lalu.

"Dari pada mati makan ikan ini, lebih baik dibuang. Ikan ini beracun, lebih baik tidak usah dikonsumsi, bisa mati makan ikan ini. Ikan Buntal banyak di Perairan Bangka, tak ada yang mau mengkonsumsinya karena ikan beracun," tambah Kuren (35), rekan Ucol ketika itu.

"Ikan Buntel (Buntal -red) sangat banyak di Laut Bangka, tapi tidak laku di pasaran," katanya. 

Baca juga : Wisata Kuliner, Rice and Shine, Di Kedai Ini Pengunjung Bisa Berkreasi Sesuai Selera

Namun siapa sangka ikan yang sama sekali tak laku dijual di daerah ini, justru harganya melambung di tempat lain.

Seperti dikutip pada Laman Kompas.com disebutkan, Ikan Buntal atau Fugu merupakan hidangan mewah di Jepang.

Di Negeri Sakura itu harganya selangit, walaupun risiko terburuk memakannya ialah kematian.

Baca juga : Wisata Kuliner, Makanan Khas Paling Terkenal di Belanda, Jangan Salah Pilih

Dikutip pada Laman BBC, ovarium ikan buntal merupakan bagian yang beracun. Tetapi hati dan usus juga berpotensi mematikan. Racun fugu 200 kali lebih berbahaya dari sianida.

Setidaknya 295 jatuh sakit setelah mengkonsumsi ikan buntal dalam kurun waktu 10 tahun terakhir dan 3 di antaranya meninggal, dilansir dari The Asahi Shimbun, masih dikutip pada laman Kompas.com.

80 persen kasus keracunan terjadi di rumah. Sebagian besar korban adalah pemancing yang dengan terburu-buru mencoba menyiapkan tangkapan mereka di rumah sendiri.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved