Berita Pangkalpinang

Bangka Belitung Masih Berpotensi Hujan hingga 3-5 Hari ke Depan

Adanya unsur cuaca lokal berupa belokan angin (shearline) serta konvergensi menjadi pemicu hujan yang terjadi pada musim kemarau ini.

Penulis: Suhendri CC |
Istimewa
Genangan air di RT 02 Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, akibat hujan deras pada Kamis (20/7/2023). 

POSBELITUNG.CO,  BANGKA - Hujan diperkirakan masih akan mengguyur wilayah Bangka Belitung hingga beberapa hari ke depan.

Adanya unsur cuaca lokal berupa belokan angin (shearline) serta konvergensi menjadi pemicu hujan yang terjadi pada musim kemarau ini.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Depati Amir Pangkalpinang, Kurniaji, mengatakan, adanya fenomena belokan angin (shearline) dan konvergensi akan memicu penumpukan massa udara yang berakibat pada pertumbuhan awan hujan intensif dan masif.

"Hujan dengan intensitas sedang ini diprediksi masih terus berlangsung sekitar 3-5 hari, tetapi ketika nanti perpindahannya masih tidak jauh-jauh seperti yang terjadi akhir-akhir ini maka kemungkinan akan lebih dari 7 hari," kata Kurniaji kepada Bangka Pos, Kamis (20/7/2023).

Secara teori, lanjut dia, cuaca lokal memang bersifat berpindah-pindah. Namun, perpindahan lokasinya tidak terlalu jauh sehingga hujan masih tetap terjadi.

"Cuaca dan iklim di wilayah Indonesia dipicu oleh berbagai faktor dinamika atmosfer, mulai dari skala global hingga regional dan lokal," ujar Kurniaji.

Dia pun mengimbau masyarakat yang terdampak, terutama di wilayah berkategori bahaya, meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan upaya mitigasi terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Hal senada disampaikan Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa.

Mikron mengimbau agar masyarakat terus waspada terhadap kondisi cuaca saat ini.

"Kita harus siaga, waspada, harus tahu risiko dan ancaman bencana apa. Kalau sering terjadi angin kencang, pemangkasan pohon didahului, takut tumbang, bersih-bersih selokan agar air mengalir dan jangan membakar lahan sembarangan," katanya. (t2/s2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved