Berita Bangka Belitung
Rebut 5 Medali Emas, KBI Babel Peringkat 19 di Fornas VII 2023
Sar Julianto yang juga merangkap sebagai pelatih mengungkapkan rasa bangganya bisa meraih prestasi di ajang nasional.
Penulis: Rizky Irianda Pahlevy |
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Tak hanya memberikan dampak kesehatan melalui senam pernapasan, namun Komunitas Bepers Indonesia (KBI) Bangka Belitung juga mampu memberikan prestasi yang gemilang di tingkat nasional.
Tak tanggung-tanggung lima medali emas, dua medali perak dan satu medali perunggu pun berhasil diraih KBI Bangka Belitung dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Fornas) VII 2023 pada 2-9 Juli 2023 lalu.
Hasil tersebut lantas membuat Provinsi Bangka Belitung berhasil menempati peringkat 19, dari 38 Provinsi yang mengikuti Fornas VII 2023 yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat.
Ketua KBI Bangka Belitung, Sar Julianto yang juga merangkap sebagai pelatih mengungkapkan rasa bangganya bisa meraih prestasi di ajang nasional.
"Kita untuk KBI berhasil jadi juara umumnya, berkat semua peserta, pelatih dan semua yang telah mendukung. Memang setiap dua tahun sekali diadakan, dan tahun ini kita bise membawa Bangka Belitung masuk di 19 besar dengan raihan lima medali emas," ujar Sar Julianto, Sabtu (29/7/2023).
Lebih lanjut Sar Julianto juga membeberkan Bio Energi Power (BEP) yang merupakan teknik olah nafas dan olah gerak yang merupakan metode untuk mengoptimalkan kemampuan agar bis mengobati diri sendiri.
"Olah gerak dan olah nafas ada tiga gerakan, diulang semampu dan senyamannya. Semakin lama latihan makin banyak energi yang kita peroleh, energi ini jadi energi cadangan yang secara otomatis bisa mengcover apabila energi kita tekor," tuturnya.
Dengan teknik pernapasan BEP ini lah yang diungkapkan Sar Julianto yang mampu, membantu seseorang agar dapat hidup lebih sehat dan teratur.
"Jadi kalau tidak ada energi cadangan, maka kita akan sakit. Makanya dengan adanya energi cadangan itu, kita dapat menolak verus penyakit yang masuk," jelasnya.
Untuk KBI Bangka Belitung pun diketahui baru didirikan sejak empat tahun terakhir, dengan hanya beranggotakan 12 orang saja.
Namun kini tahun demi tahun serta dampak yang diberikan melalui senam pernapasan, membuat anggota KBI Bangka Belitung mencapai hingga 150 orang lebih.
"Antusiasme dari mulut ke mulut dari teman ngajak teman, untuk datang berlatih lalu mereka merasakan sendiri dengan senam kita lebih sehat. Tagline kita sehat tanpa alat tanpa obat, dapat dilakukan kapan saja, siapa saja dan dimana saja," ucapnya.
Sar Julianto mengatakan pihaknya juga membuka diri, bagi siapapun untuk dapat bergabung dengan KBI Bangka Belitung.
"Kita latihan di Taman Sari ini setiap Rabu dan Sabtu pagi, senam pernapasan ini juga dapat dilakukan siapa saja jadi silahkan datang kalau mau bergabung," bebernya.
Sementara itu satu diantara anggota KBI Bangka Belitung, dr Masagus Ahmad Andi mengungkapkan dampak kesehatan yang bagus saat mengikuti senam pernapasan BEP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/2907-kbi.jpg)