Traveling
Wisata Kuliner, Ternyata Asal-usul Kue Kering Muncul pada Era Kolonial Belanda Lalu Semakin Populer
Wisata Kuliner, Ternyata Asal-usul Kue Kering Muncul pada Era Kolonial Belanda Lalu Semakin Populer. Berikut ulasannya.
Karena adanya interaksi antara orang Belanda dengan masyarakat Indonesia, maka lama-kelamaan ada banyak Budaya Eropa yang menjadi bagian Budaya Indonesia.
Pada abad ke-19 dan ke-29, pengaruh Budaya Eropa dalam hal kuliner banyak diserap oleh masyarakat Indonesia.
Kita bisa melihat buktinya dari nama-nama kue kering yang bukan menggunakan nama Indonesia.
Baca juga : Wisata Kuliner, Rasakan Sensasi Kenikmatan Tengkleng di Kota Ini
Baca juga : Wisata Kuliner, Buat Anda yang Doyan Makan, Berikut Tipsnya
Sejak mengenal kue kering, masyarakat Indonesia mulai terpengaruh budaya kuliner Belanda dan mengalami perubahan selera.
Bahkan, menurut Fadly, menyajikan kue kering saat lebaran Zaman Belanda juga menjadi satu penunjuk kelas sosial seseorang.
Baca juga : Wisata Kuliner, Yuk Berburu Bolu Kujo di Kenanga, Kue Ini Sempat Masuk Rekor Muri Loh
Baca juga : Wisata Kuliner, Ayam Cemani Punya Rasa Khas, Berikut Resep dan Cara Memasaknya
Kemudian, kue tradisional yang dibuat menggunakan bahan-bahan lokal saat itu dianggap lengket dan tidak awet bila disimpan.
Tentunya ini berbeda dengan kue kering yang lebih tahan lama.
(Posbelitung.co/Bobo.grid.id/Grid.ID/Travel.tribunnews.com)
Sebagian artikel ini telah tayang di bobo.grid.id dengan judulKue Kering Baru Dikenal Saat Zaman Kolonial, Apa Saja Sajian Lebaran Indonesia Sebelumnya?
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Asal-usul Kue Kering, Sajian Lebaran yang Muncul saat Era Kolonial Belanda, https://travel.tribunnews.com/2020/05/17/asal-usul-kue-kering-sajian-lebaran-yang-muncul-saat-era-kolonial-belanda?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230531-Resep-Kue-Nastar-Keju-Nanas.jpg)