Profil Tokoh

Biodata dan Profil Ade Armando, Pegiat Media Sosial dan Dosen UI yang Kini Pecah Kongsi dan Denny S

Denny Siregar menyampaikan "salam perpisahan" kepada Ade Armando. Salam perpisahan itu dibuka dengan ucapan terima kasih Denny Siregar kepada ...

Tayang:
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Dosen Universitas Indonesia sekaligus Ketua Pergerakan Indonesia Untuk Semua (PIS) Ade Armando di Jakarta, Rabu (23/3/2022). 

POSBELITUNG.CO -- Ade Armando dan Denny Siregar dikabarkan 'pecah kongi'.

DIketahui, selama ini, Ade Armando dan Denny Siregar dikenal sebagai loyalis Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).

Mereka berdua kerap membela Jokowi saat sang presiden diserang musuh-musuh politiknya, terutama menjelang Pilpres.

Di Pilpres yang lalu, keduanya terlihat "bahu membahu" membela Jokowi dari serangan lawan-lawan politiknya, terutama di media sosial.

Namun jelang Pilpres 2024, keduanya "pecah kongsi".

Beberapa bulan menjelang pendaftaran capres, manuver-manuver yang dilakukan elite politik kerap membuat kejutan publik.

Terutama setelah kedekatan PSI dengan Prabowo yang terlihat baru-baru ini, menyusul kedatangan sang Ketua Umum Partai Gerindra ke markas PSI.

Baca juga: Biodata Fabienne Nicole, Miss Universe Indonesia 2023 Pakai Mahkota Bertabur Berlian, Hobi Muay Thai

Baca juga: Biodata Jeje Govinda yang Diselingkuhi Istri, Tak Marah, Malah Maafkan hingga Sebut Tak Dendam

Baca juga: Militer Inggris Diketawain Ex-CIA, Serangan Balasan Ukraina ke Rusia Mandek Gegara Semak Belukar

Seperti diketahui, Ade Armando kini telah bergabung dan menjadi politisi PSI.

Sementara Denny Siregar "memilih" untuk tetap non-partai, pegiat media sosial, dan mendukung bakal capres Ganjar Pranowo.

Politisi PSI Ade Armando dan Pegiat Media Sosial, Denny Siregar. Keduanya dikenal sebagai pendukung Jokowi. Namun kini, Denny Siregar mengucapkan perpisahan kepada Ade Armando karena dinilainya telah berbeda sikap politik.
Politisi PSI Ade Armando dan Pegiat Media Sosial, Denny Siregar. Keduanya dikenal sebagai pendukung Jokowi. Namun kini, Denny Siregar mengucapkan perpisahan kepada Ade Armando karena dinilainya telah berbeda sikap politik. (Kolase Tribunnews)

Pagi ini, lewat kicuannya di Twitter, Denny Siregar menyampaikan "salam perpisahan" kepada Ade Armando.

Salam perpisahan itu dibuka dengan ucapan terima kasih Denny Siregar kepada pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia itu.

Pasalnya, Ade Armando kerap mengisi program di kana YouTube CokroTV.

“Bang @adearmando61 terimakasih atas waktunya selama ini di CokroTV,” kata Denny dikutip, Senin (7/8/2023).

Lantas seperti apa sosok Ade Armando yang kini tengah menjadi politisi PSI?

Pegiat media sosial sekaligus dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando lahir di Jakarta pada 24 Spetember 1961.

Ade Armando lahir dari keluarga perantau Minangkabau pasangan Mayor Jus Gani dan Juniar Gani.

Ia adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayahnya adalah seorang diplomat yang terpaksa harus turun setelah terkena dampak runtuhnya pemerintahan Soekarno.

Jus Gani pernah menjadi atase di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Maroko dan Filipina.

Baca juga: Amankan 3 Tersangka Kasus Narkoba, Satres Narkoba Polres Belitung Sita 195,45 Gram Sabu

Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 17-18 Tema Pamflet Wisata, Kurikulum Merdeka

Baca juga: Cek Harga HP OPPO Terbaru Juli 2023, OPPO A17 RAM 4GB/64GB Turun Rp200 Ribu

Setelah dipecat dari militer, ia merantau membawa keluarganya ke Malaysia untuk berdagang.

Di sana, Ade Armando sempat dipermalukan oleh seorang guru keturunan Cina di depan teman-temannya karena tidak lancar berbahasa Inggris. Hal itu memacunya untuk belajar hingga bisa berbahasa Inggris dengan lancar.

Pada 1968, keluarganya kembali ke Indonesia dan menetap di Bandung dalam keadaan pailit.

Ade Armando memulai masa pendidikan formalnya di SD Banjarsari I Bandung pada 1973.

Kemudian melanjutkannya ke SMP Negeri 2 Bogor, dan SMA Negeri 2 Bogor.

Setelah menyelesaikan masa pendidikan dasar, Ade lantas berkuliah di Universitas Indonesia dan mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi.

Sembari mengenyam pendidikan dia juga aktif dalam pers mahasiswa, Warta UI. Dari sinilah Ade Armando mulai mendalami jurnalistik bersama Rosihan Anwar dan Masmimar Mengiang.

Dilansir dari laman staff.ui.ac.id, Ade tercatat sebagai pengajar di Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia.

Sementara, menurut laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PPDikti), Ade mendapatkan gelar sarjana hingga doktoral dari Universitas Indonesia.

Pendidikan S1 ditamatkan Ade pada 1998, lalu S2 pada tahun 1993, dan gelar S3 didapat Ade pada 2006.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Oppo Reno 10 5G, Reno 10 Plus, dan Reno 10 Pro Plus, Desain Ultra Slim Body

Baca juga: Biodata Ade Ary Syam, Disebut Polisi Pertama yang Jenguk Sultan Setelah Kena Jeratan Kabel Optik

Baca juga: HP OPPO Terbaru di Awal Agustus 2023, Harga dan Spek RAM-nya

Ade tercatat pernah berkecimpung di industri media massa. Tak hanya itu, ia pernah menjabat sebagai anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Selain mengajar, Ade kini juga aktif di lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Ade Armando bergabung dengan PSI dan langsung maju menjadi calon anggota legislatif (caleg) Jakarta Timur dan luar negeri. Ade ditendang Denny Siregar dari CokroTV karena sering kritik bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo
Ade Armando bergabung dengan PSI dan langsung maju menjadi calon anggota legislatif (caleg) Jakarta Timur dan luar negeri. Ade ditendang Denny Siregar dari CokroTV karena sering kritik bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo (Wartakotalive/Alfian Firmansyah)

Biodata Ade Armando

Nama Lengkap: Dr. Ade Armando, M.S

Nama Panggilan: Ade

Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 24 September 1961

Kebangsaan: Indonesia

Pendidikan:

  • SD Banjarsari I Bandung (tamat 1973),
  • SMP Negeri 2 Bogor (tamat 1976),
  • SMA Negeri 2 Bogor (tamat 1980).
  • Universitas Indonesia (s1-1988/ doktor-2006)
  • Florida State University (master of science-1991)

Profesi: Dosen FISIP UI

Istri: Dra. Nina Mutmainnah, M.Si.

Anak: Yasmin Rifdaniar dan Feisal Irfansyah

Nama Orangtua: Jus Gani ( ayah ) dan Juniar Gani ( ibu )

Karya Tulis: Televisi Jakarta di Atas Indonesia (2011), dan Televisi Indonesia di Bawah Kapitalisme Global (2016)

Media Sosial

  • Instagram: @adearmando_official

Dilansir dari Tribunnews.com, berikut riwayat karier Ade Armando:

  • Anggota Redaksi Jurnal Prisma (1988-1991);
  • Redaktur Penerbitan Buku LP3ES (1991-1993);
  • Redaktur Harian Republika (1993-1998);
  • Manajer Riset Media di perusahaan riset pemasaran transnasional, Taylor Nelson Sofres (1998-1999);
  • Direktur Media Watch & Consumer Center (2000-2001);
  • Anggota Kelompok Kerja Tim Antardepartemen RUU Penyiaran, Kementerian Komunikasi dan Informasi (2001);
  • Ketua Program S-1 Ilmu Komunikasi FISIP UI (2001-2003);
  • Direktur Pengembangan Program Pelatihan Jurnalistik Televisi-Internews (2001-2002);
  • Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (2004-2007);
  • Anggota tim asistensi bagi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dalam penyiapan naskah Rancangan Undang-undang Pornografi (2007-2008);
  • Pemimpin Redaksi Madina-online.net, versi daring dari majalah Madina yang dipimpinnya (2008-2009);
  • Direktur Komunikasi, Saiful Mujani Research and Consulting (2014-sekarang).

Ade Armando danPujian untuk Prabowo

Pegiat media sosial Ade Armando akhirnya angkat bicara setelah dia ditendang dari kanal YouTube CokroTV.

Kanal YouTube itu milik aktivis media sosial Denny Siregar. Sebelumny Ade Armando adalah pengisi tetap di CokroTV.

Ade Armando yang saat ini bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia ini menyebut terpaksa berpisah dengan Denny Siregar dalam perjuangannya.

"Saya mundur dari Cokro TV karena dilarang mengkritik PDIP terkait Ganjar. Kritik semacam ini dianggap akan mengurangi elektabilitas Ganjar," tulis Ade.

Ade Armando memang beberapa kali melontarkan kritik menohok kepada PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo melalui CokroTV. Hal ini yang membuat Denny Siregar harus menendangnya dari CokroTV.

Hubungan Ade Armando dengan PDIP dan pendukung Ganjar semakin menghangat menyusul kunjungan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ke kantor PSI, pekan lalu.

Ade Armando secara terbuka memuji Prabowo sebagai sosok yang rendah hati.

Padahal, di masa lalu Ade Armando kerap mengkritik Prabowo, bahkan ia menyebut eks Danjen Kopassus tersebut tidak pantas memimpin Indonesia ke depannya.

“Jujur saja, saya sangat terkesan dengan Pak Prabowo. Sebab, selama ini saya adalah orang yang kerap mengkritiknya dengan tajam dan keras," katanya ketika itu.

"Namun saat bertemu, di hadapan orang-orang, dia justru mengapresisi apa yang saya lakukan."

"Bahkan hal lain yang saya kagumi, dia itu saat ini adalah calon presiden dengan elektabilitas terbesar.

Kalau saya kan hanya sekadar caleg, seorang YouTuber, seorang aktivis media sosial.

Jauh sekali jaraknya. Namun, yang terjadi dia justru memuji-muji saya. Ini sikap yang sangat humble dari seorang Prabowo," tuturnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved