Traveling

Wisata Sejarah Tembok Besar China, Simbol yang Dihormati, Ada Kisah Pengorbanan 6000 Perawan

Wisata Sejarah Tembok Besar China, Simbol yang Dihormati, Ada Kisah di Balik Pengorbanan 6000 Perawan

Tayang:
istimewa
Tembok Besar China(Shutterstock) 

Berdasarkan bukti tertulis yang bisa diterima umum, pada dasarnya Tembok Besar China dikonstruksikan mayoritas pada Periode Dinasti Qin, Dinasti Han dan Dinasti Ming.

Namun, sebagian besar rupa tembok raksasa yang berdiri pada saat ini merupakan hasil Periode Ming.

Sebelum Periode Dinasti Qin, pembangunan tembok raksasa paling awal dilakukan pada Zaman Musim Semi dan Gugur (722 SM-481 SM) dan Zaman Negara Perang (453 SM- 221 SM) untuk menahan serangan musuh dan suku-suku dari utara Tiongkok.

Negeri-negeri yang tercatat berkontribusi dalam konstruksi pertama antara lain negeri Chu, Qi, Yan, Wei dan Zhao.

Pada Tahun 220 SM di bawah perintah Kaisar Qin Shi Huang, Jenderal Meng Tian mengumpulkan tenaga kerja sebanyak 300 ribu orang untuk menyambungkan tembok-tembok sebelumnya sebagai garis pertahanan

Pembangunan yang memakan waktu 9 tahun memerlukan biaya mahal dan mengorbankan rakyat jelata.

Tenaga kerja yang jadi korban mencapai jutaan jiwa sehingga negara menjadi lemah.

Kebencian rakyat pada kerja paksa tersebut memicu kemarahan petani yang berontak menggulingkan Dinasti Qin. Setelah itu, pembangunan tembok raksasa tidak dilanjutkan.

Dinasti Han

Tahun 127 SM, saat Kaisar Han Wudi berkuasa (140 SM-87 SM), proyek renovasi dan pembangunan bagian-bagian tembok lama dilaksanakan selama 20 tahun menambah panjang tembok secara keseluruhan menjadi 1000 km.

Pada periode pertama Han, tembok raksasa berfungsi sebagai pelindung kawasan barat dari Bangsa Hun yang mengancam rakyat Tiongkok.

Setelah pengaruh Hun melemah, pembangunan tembok tidak dilanjutkan. Mulai Tahun 39 M, atas perintah Guang Wudi, jendral Ma Cheng memulai kembali proyek pembangunan tembok besar.

Baca juga : Wisata Pantai Pulau Belitung, Berikut Kumpulan Batu Granit Raksasa Paling Unik Tebar Pesona 

Pada saat itu, bangsa Hun terpecah menjadi 2 bagian, utara dan selatan.

Bangsa Hun utara berhasil ditaklukkan oleh Han sementara bagian selatan berdamai.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved