Kebakaran Rumah di Bangka Selatan

Begini Kronologi Kebakaran 4 Rumah dan Balai Desa Paku Payung

Iptu Husni Afriansyah mengungkapan, peristiwa kebakaran itu pertama kali dilihat warga dari gedung Balai Desa Paku

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto |
Istimewa
Masyarakat Desa Paku saat tengah berjibaku memadamkan api yang membakar empat bubung rumah dan satu Balai Desa Paku, Selasa (29/8/2023) siang. Kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik. (Ist Polsek Payung) 

POSBELITUNG.CO, BANGKA – Musibah kebakaran melanda sejumlah rumah di kawasan padat penduduk di Desa Paku, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (29/8/2023) sekitar pukul 14.40 WIB.

Akibatnya empat rumah dan satu Balai Desa ludes dilalap si jago merah. Beruntungnya tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Baca juga: BREAKING NEWS : Balai Desa Paku dan 4 Rumah Warga Ludes Terbakar

Kapolsek Payung, Iptu Husni Afriansyah mengungkapan, peristiwa kebakaran itu pertama kali dilihat warga dari gedung Balai Desa Paku.

Diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik dan mengakibatkan membakar bagian atap.

Tak hanya itu, api kian membesar lantaran di dalam gedung itu terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar. Mulai dari tumpukan kardus dan tangki bekas bensin.

“Penyebab kebakaran tersebut dari hasil penyelidikan sementara berasal dari korsleting listrik. Kemudian membakar tumpukan kardus dan tangki bekas bensin di dalam balai desa lama tersebut,” kata dia kepada Bangkapos.com, Selasa (29/8/2023).

Husni memaparkan, warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berbondong-bondong untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Namun sayangnya api justru terus membesar. Kemudian api terus menjalar ke rumah warga yang berada di sekitar balai desa.

Setidaknya empat rumah turut terbakar dalam kejadian itu. Sekitar satu jam api kemudian berhasil dipadamkan setelah aparat kepolisian dari Polsek Payung datang. Saat itu masyarakat bersama anggota melakukan pemadaman dengan menggunakan satu unit mesin pompa air dan menyiram kobaran api menggunakan ember berisi air.

Tak berselang lama datang satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Bangka Tengah. Hingga akhirnya api benar-benar dapat dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan sekira pukul 16.00 WIB dengan cara gotong royong masyarakat dan unit pemadam kebakaran dari Bangka Tengah,” urai Husni.

Lebih jauh ungkapnya, empat rumah yang terbakar memiliki tingkat kerusakan bervariasi. Untuk Balai Desa Paku mengalami kerusakan hingga 95 persen. Sedangkan rumah milik Sarima yang berada di sebelah kiri balai mengalami kerusakan hampir 80 persen.

Kemudian rumah Zainal yang berada di sebelah kanan mengalami kerusakan sebesar 70 persen. Sementara dua bubung rumah yang berdekatan dengan rumah Sarima, yakni rumah Yarni mengalami kerusakan 30 persen dan rumah Jumli yang juga toko mengalami kerusakan mencapai 20 persen. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

“Kerugian material diperkirakan sebesar Rp300 juta. Alhamdulillah dalam kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa,” paparnya.

Kendati demikian kata Husni, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Bangka Selatan guna mengidentifikasi penyebab pasti kejadian. Guna terjadi pemadaman listrik pihaknya telah meminta PLN Payung untuk bertindak cepat terhadap kejadian tersebut.

“Kami juga meminta Pemerintah Kecamatan Payung untuk menyediakan armada pemadam kebakaran dari Pemkab Bangka Selatan. Agar penanggulangan musibah tersebut lebih optimal dan mencegah korban serta kerugian yang besar,” pungkas Husni. 

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved