Berita Bangka Selatan

Petani Padi di Bangka Selatan Diminta Waspada Hama Blas, DPPP Optimalkan Peran Penyuluh Pertanian

Para petani di Bangka Selatan diimbau mewaspadai serangan hama, terutama hama penyakit blas, menjelang masa panen padi.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Seorang petani di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, memanen padi di sawah, Senin (4/9/2023). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Para petani di Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diimbau mewaspadai serangan hama, terutama hama penyakit blas, menjelang masa panen padi.

Oleh sebab itu, pihak Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan mulai gencar melakukan langkah antisipasi, Yakni dengan mengoptimalkan kinerja penyuluh pertanian.

Hama penyakit blas lebih dikenal dengan nama potong leher pada fase generatif.

"Permasalahannya adalah bagaimana kita melakukan pengendalian hama itu secara terpadu. Jadi kita mengoptimalkan peran penyuluh pertanian," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPPP Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika, Senin (4/9/2023).

Risvandika memaparkan, penyakit blas di dalam dunia pertanian sering disebut dengan penyakit bercak daun pada tanaman padi.

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan pyricularia grisea atau dikenal juga dengan nama pyricularia oryzae.

Selain daun penyakit ini juga menyerang pelepah, batang dan bulir padi.

Tak hanya itu, penyakit blas banyak menyerang tanaman padi darat atau gogo.

Namun kini penyakit blas juga menyerang tanaman padi sawah.

Oleh karena itu, penyakit blas ini sangat ditakuti para petani menjelang masa panen.

Pasalnya, hama tersebut kerap membuat padi bisa gagal panen, akibatnya petani bisa merugi.

"Penyakit potong leher sebenarnya memang menjadi satu masalah bagi petani, karena bisa mengakibatkan gagal panen," jelas Risvandika.

Disamping itu lanjut dia, guna mengantisipasi gagal panen para petani sudah diberikan arahan melalui penyuluh pertanian, supaya mereka dapat melakukan penyemprotan insektisida dan fungisida untuk mengendalikan hama.

Potong leher merupakan penyakit yang penyebarannya sangat cepat. Maka untuk mengendalikan hama itu perlu penyemprotan secara serentak.

Pihaknya beberapa waktu lalu sudah menyelenggarakan sekolah pembuatan racun organik untuk menanggulangi penyakit blas tersebut.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved