Berita Bangka Tengah
Rafles Dikenal Suka Memancing, Menangkap Biawak hingga Ular
Rafles ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Sabtu (30/9/2023) siang sekira pukul 12.30 WIB
Penulis: Arya Bima Mahendra |
Tampak korban ditemukan dengan kondisi tubuh yang masih lengkap dan didapati ada luka gigitan pada bagian kaki. Baju kemeja warga merah korban dan celana yang dipakai korban masih lengkap.
Kini korban sudah berada di rumah duka di Dusun Tanah Merah, Desa Baskara Bakti dan segera dikebumikan sore ini.
Komandan Tim Pencarian Basarnas Babel, Yurizal mengungkapkan kronologi kejadian tersebut.
Dia menjelaskan, kronologi kejadian bermula ketika kemarin sore, Jumat (30/9/2023) korban bersama ayahnya pergi memancing.
"Tiba-tiba anak tersebut langsung diseret oleh buaya dan bapaknya tidak bisa lagi untuk menggapai tangan anaknya," jelasnya.
Setelah adanya laporan kejadian tersebut dari warga, pihaknya pun melakukan pencarian sejak tadi malam dengan memasang jaring dari hulu hingga ke hilir sungai.
Yurizal mengungkapkan, dari pencarian yang dilakukan tadi malam, pihaknya maupun warga memang sempat melihat kemunculan beberapa ekor buaya.
"Tapi tadi malam kita tidak bisa memastikan korban ada atau tidak di sana (lokasi melihat kemunculan buaya-red)," terangnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang atau Basarnas Babel, I Made Oka Astawa dalam siaran persnya mengatakan bahwa dengan ditemukannya korban, maka operasi gabungan resmi ditutup.
Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur terkait yang telah terlibat dalam proses pencarian korban.
"Terima kasih banyak kepada seluruh instansi, potensi SAR dan unsur masyarakat yang ikut terlibat dalam proses evakuasi terhadap korban yang diterkam buaya. Semoga kita bisa tetap bersinergi dan selalu mendukung dalam tiap aktivitas pencarian dan pertolongan di Bangka Belitung," kata Made.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/3009-rumah-rafles.jpg)