Berita Bangka

2024, Kabupaten Bangka Zero Stunting

Penjabat (Pj) Bupati Bangka, M Haris menargetkan Kabupaten Bangka di tahun 2024, zero stunting.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo |
Bangka Pos / Deddy
PJ Bupati Bangka M Haris. 

SUNGAILIAT, POSBELITUNG.CO - Penjabat (Pj) Bupati Bangka, M Haris menargetkan Kabupaten Bangka di tahun 2024, zero stunting. Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapim Tim Percepatan Penanganan Stunting di Ruang OR Pemkab Bangka, Senin (16/10).

Haris meminta dalam upaya percepatan penanganan stunting tidak perlu banyak kegiatan seremonial yang malah menghabiskan anggaran. "Tahun 2024 kita harus zero stunting tidak perlu banyak seremonial, mending duitnya pakai untuk tangani kasus stunting. Misalnya saya atau pejabat ke wilayah stunting tidak perlu pakai acara penyambutan langsung kerja saja tinggal tunjukan lokasinya," kata M Haris

Ia juga meminta pihak kecamatan segera buat program guna percepatan penurunan stunting. Jika sudah dilakukan percepatan penurunan stunting maka dilakukan upaya menzerokan stunting.

Diakuinya, saat ini, ada 311 kasus stunting di sembilan desa. "Bila perlu kita ngantor di Rumah Dinas Camat Mendo Barat kita jadikan posko karena di sana angka stuntingnya masih banyak," tegas Haris.

Sebelumnya diberitakan, Penjabat (Pj) Bupati Bangka, M Haris menyiapkan hadiah Rp25 juta bagi 10 desa di Kabupaten Bangka yang saat ini masih terdapat kasus stunting dapat terbebas dari stunting. Hal ini disampaikan Haris saat kegiatan Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Bangka 2023 di Hotel Novilla, Rabu (11/10).

"Saya siapkan hadiah Rp25 juta jika desa yang masih ada kasus stunting dapat menjadikan bebas dari stunting tahun 2023 ini. Kemudian tahun 2024 saya targetkan Kabupaten Bangka bebas dari stunting," kata Haris.

Haris mengatakan, akan mengurangi anggaran belanja seperti studi banding atau rapat atau lainnya. Akan difokuskan penanganan anak-anak yang mengalami stunting.

Dirinya juga berharap para camat dan kades jangan ogah ogahan menangani stunting. Bahkan jangan kaget kalau nanti akan nongkrong di desa-desa agar penanganan stunting berjalan. "Saya juga akan ambil alih ketua tim saya minta seluruh OPD terkait, camat kades rapat terkait stunting dan kita buatkan program kemudian dibahas setiap minggu lalu saya mengukurnya per bulan dan per tiga bulan," jelasnya. (die)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved