Profil Artis

Biodata Iko Uwais, si Jago Silat yang Ternyata 'Melow'

Iko Uwais memilih untuk berangkat syuting ketika anaknya sedang tidur atau sedang ada kegiatan di luar rumah sehingga tak ada momen perpisahan....

|
KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN
Iko Uwais berpose dalam jumpa pers pemutaran film Stuber di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2019). 

Ia pernah menjadi juara di turnamen pencak silat tingkat DKI Jakarta pada 2003.

Selanjutnya, pada 2005 Iko Uwais dianugerahi penghargaan sebagai pesilat terbaik dalam kategori demonstrasi di Kejuaraan Silat Nasional.

Iko Uwais pernah tampil dalam peragaan silat di luar negeri seperti Inggris, Rusia, Laos, Kamboja, dan Prancis.

Baca juga: BIODATA dan Profil Clara Shinta, Selebgram TikTok yang Viral Mobilnya Diambil Paksa Debt Collector

Baca juga: Hamas Klaim Pukul Mundur Serangan Darat Militer Israel di Jalur Gaza, 1 Tentara Israel Tewas

Baca juga: 25 Contoh Soal dan Jawaban Pilihan Ganda PAT Ekonomi Kelas 10 Semester 2

Selain jago bela diri, Iko Uwais pernah jadi gelandang di klub Liga B sepak bola Indonesia.

Iko Uwais memulai kariernya di industri hiburan pada tahun 2007.

Sebelumnya, dia bekerja sebagai sopir di perusahaan telekomunikasi.

Debutnya sebagai aktor tak lepas dari kemampuan Iko sebagai ahli pencak silat.

Bakatnya ditemukan oleh sutradara Gareth Evans, yang mengarahkan film Wales.

Selanjutnya, Iko pun debut di layar lebar pada 2009 lewat film Merantau.

Penampakan awal terhadap tokoh Rahmat yang dimainkan Iko Uwais dalam film Expend4bles.
Penampakan awal terhadap tokoh Rahmat yang dimainkan Iko Uwais dalam film Expend4bles. (Instagram @expendables)

Dalam pengalaman pertamanya berakting di Merantau, Iko memainkan peran seorang pemuda Minang dari Sumatra Barat, di mana dia mempelajari Silat Harimau khas Minang (gaya harimau Sumatra) dari Guru Silat, Edwel Yusri Datuk Rajo Gampo Alam.

"Merantau" dirilis di Indonesia pada 6 Agustus 2009.

Film ini ditampilkan dalam Puchon International Fantastic Film Festival (Festival Film Fantastik Internasional) di Puchon, Korea Selatan dan Fantastic Fest di Austin, Texas dengan tinjauan yang sangat positif.

Merantau memenangkan penghargaan Film Terbaik di Action Fest 2010.

Kolaborasi kedua Iko dengan Gareth Evans adalah di film yang berjudul The Raid (kemudian dirilis dengan judul internasional The Raid: Redemption), yang mulai syuting pada pertengahan Maret 2011 dan dirilis secara internasional, yaitu pada 22 Maret 2012 di Australia dan Selandia Baru; 23 Maret 2012 di Indonesia dan Amerika Utara dan 18 Mei 2012 di Inggris.

Baca juga: Jangan Panik, Ini Cara Membuka HP OPPO yang Terkunci atau Lupa Kata Sandi dengan Panggilan Darurat

Baca juga: Segini Gaji TKI di Jepang yang Sesungguhnya, Edy Sebut Mending Kerja di Indonesia

Film ini semakin melambungkan nama Iko ke kancah perfilman dunia setelah ditanggapi oleh kritikus dan penonton di berbagai festival sebagai salah satu film seni bela diri terbaik setelah periode bertahun-tahun.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved