Luhut Binsar Pandjaitan Masih Butuh Waktu Beristirahat: Saya Tak Akan Pernah Mundur dari Pak Jokowi

Saya hanya eksekutor kok. Jadi jangan juga merasa bahwa saya itu segala-segalanya, enggak juga dan saya tidak pernah merasa itu...

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan 

Saat itu, Luhut merasakan kelelahan yang tidak biasa sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit oleh istrinya, Devi Simatupang.

"Beberapa hari yang lalu setelah menghadiri suatu kegiatan, tiba-tiba saya merasa kelelahan yang amat luar biasa. Rasa lelah ini tak seperti yang biasa saya rasakan selepas bekerja," tulis Luhut.

Baca juga: Biodata Teuku Ryzki, Pernah Jadi Mantan Prilly Latuconsina Saat Masih di CBR Hingga Ciptakan Lagu

Baca juga: Harga HP Oppo A17k Terbaru Akhir Oktober 2023 dan Spesifikasi, Lengkap Daftar Harga Oppo Termurah

Baca juga: Suami Selingkuh dengan Pelakor Bar-bar di Jeneponto Berujung Kawin Lari Usai Diciduk Istri Sah

"Melihat kondisi suaminya yang tidak sewajarnya tersebut, istri saya kemudian berinisiatif membawa saya ke salah satu Rumah Sakit di Jakarta untuk tindakan preventif lebih lanjut," ujar dia.

Kemudian, Luhut ditawari oleh Menteri Senior Singapura Teo Chee Hean untuk menjalani perawatan di Singapura. Tidak hanya sekadar pemulihan, Luhut melakukan pemeriksaan medis dan evaluasi yang lebih komprehensif terkait kondisi kesehatannya.

Luhut Tak Akan Pernah Mundur

Dikabarkan mundur dari Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Presiden Jokowi, Menteri Koordinator Bidang Kematiriman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya buka-bukaan soal kabar tersebut.

Lewat video yang diunggah di Instagram akun @luhut.pandjaitan, Sabtu (28/10/2023), Luhut menyatakan tidak akan mundur dan tetap akan terus bersama Jokowi.

Dirinya juga akan loyal hingga tak lagi dibutuhkan Jokowi.

"Saya ndak akan pernah mundur dari Pak Jokowi," kata Luhut Pandjaitan dalam videonya.

"Saya tetap akan loyal pada Pak Jokowi sampai saat terakhir dia mungkin sudah tidak membutuhkan saya," ujarnya lebih lanjut.

Kabar Luhut mundur berhembus saat dia sedang menjalani pemulihan kesehatan di Singapura.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan RI periode 2014–2015 ini mengaku menganggap Presiden Jokowi sebagai komandan yang harus didukung.

"Dan karena saya anggap Pak Jokowi ini seorang komandan yang patut didukung at all cost (dengan sepenuh hati) oleh siapapun kalau dia masih punya karakter untuk republik ini," tuturnya.

Baca juga: Jangan Panik, Ini Cara Membuka HP OPPO yang Terkunci atau Lupa Kata Sandi dengan Panggilan Darurat

Baca juga: 60 Contoh Soal dan Kunci Jawaban Pilihan Ganda PAT IPS Kelas 7 Semester 2

Baca juga: Harga dan Spesifikasi HP OPPO A31 RAM 6 GB di tahun 2023 Turun Drastis, Harga OPPO A16 juga Turun

Selama menjalani perawatan kesehatan di Singapura, Luhut mengaku tetap memastikan keberlanjutan proyek pembangunan di Indonesia dengan cara berkomunikasi dengan sejumlah menteri.

"Ya saya berkomunikasi banyak dengan teman-teman menteri itu. Mereka juga pernah datang, karena mereka mengatakan ke saya, 'ya kita butuh Pak Luhut bantu begini begitu, dan sebagainya'," terangnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved