Dokter Qory Ingin Cabut Laporan KDRT yang Dilakukan Suaminya, Alasannya 'Aku Masih Cinta'

Yang kami tahu memang, kami lihat dan kami komunikasikan dengan dokter Qory, pasangan ini saling sayang dan kemarin terjadi kekerasan itu karena...

TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani/Twitter/tio7willy
dokter Qory Ulfiyah Ramayanti ingin mencabut laporan KDRT terhadap suaminya, Willy Sulistio. 

Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"(Mau cabut laporan) betul, sementara baru penyampaian lisan ke kami,”

“Yang kami tahu memang, kami lihat dan kami komunikasikan dengan dokter Qory, pasangan ini saling sayang dan kemarin terjadi kekerasan itu karena dipicu emosi yang memuncak," ungkapnya dilansir Tribun-Medan.com, Senin (20/11/2023).

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Guru Nasional 2023 yang Menyentuh dan Penuh Makna, Ada Bahasa Inggris

Baca juga: Harga HP OPPO A17k Resmi Turun Rp 300.000 di November 2023, Cek Spesifikasinya

Baca juga: Hasbunallah Wanikmal Wakil, Doa Penolong Berbagai Kesulitan, Lengkap dengan Keutamaannya

Dokter Qory telah mengalami beragam penganiayaan dari suaminya.

Hal itu bermula saat Willy diberi kejutan ultah oleh sang istri pada Senin (13/11/2023) pukul 00.00 WIB.

Willy marah lantaran tayangan film kesukaannya diberhentikan sang istri demi kejutan ultah itu.

Akibatnya, Qory ditampar dan sempat ditodong pakai pisau dapur yang ditempelkan di punggung korban.

Bahkan Qory yang tengah hamil 6 bulan ditendang dan lehernya diinjak berkali-kali oleh tersangka hingga akhirnya kabur dari rumah dan mencari perlindungan.

Korban dan pelaku diketahui sudah memiliki 3 anak bersama.

9 tahun jadi korban KDRT

Kronologis penganiayaan yang dialami Dokter Qory sempat diurai Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara.

Diakui Qory kepada penyidik, ia awalnya enggan melaporkan Willy ke polisi.

"Dokter Qory sayang sama suaminya, tapi karena mungkin ini kejadian berulang bahkan yang terakhir sampai ada ancaman menghunuskan pisau ke Dokter Qory sehingga Dokter Qory merasa ini kelewat batas, apalagi Dokter Qory sedang hamil enam bulan," kata AKP Teguh Kumara.

Tapi karena sudah sembilan tahun disiksa sang suami lahir dan batin, Dokter Qory pun tak tahan lagi.

"Dari keterangan bu dokter atau korban, kekerasan terjadi setelah tiga tahun perjalanan rumah tangga mereka," ujar AKP Teguh Kumara.

Baca juga: 20 Contoh Soal dan Kunci Jawaban Pilihan Ganda PAT, PAS, UAS PJOK Kelas 8 SMP/MTs

Baca juga: 60 Contoh Soal dan Kunci Jawaban Pilihan Ganda PAT IPS Kelas 7 Semester 2

Baca juga: 25 Contoh Soal dan Jawaban Pilihan Ganda PAT Ekonomi Kelas 10 Semester 2

Alasan terbesar Dokter Qory melaporkan suaminya ke polisi karena peristiwa yang baru-baru ini terjadi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved