Profil Tokoh
Biodata Sri Mulyani, Orang Indonesia Pertama yang Jabat Direktur Pelaksana Bank Dunia
Pada 5 Desember 2005, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan perombakan kabinet, Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan ...
Penulis: Asmadi Pandapotan Siregar CC | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
POSBELITUNG.CO -- Perekonomian Indonesia dinilai cukup tahan banting di tengah adanya berbagai tantangan.
Hal ini dikarenakan Indonesia telah terlatih menghadapi berbagai macam krisis. Salah satunya krisis yang pernah terjadi pada tahun 1998.
Adapun penilaian tersebut diungkapkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Millennial and Gen Z Summit 2023 yang berlangsung di Senayan Park, Jakarta, Jumat (24/11/2023).
Sri Mulyani juga mengatakan, krisis lain yang pernah dihadapi dan juga berhasil dilewati Indonesia yakni pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun ke belakang.
"Indonesia dalam hal ini untuk menjadi negara maju juga tidak mulus-mulus saja. Kita terus dihadapkan dalam berbagai macam shock. Kita pernah mengalami ekonomi krisis tahun 97-98 yang melahirkan generasi reformasi, majority dari millennial," ungkap Sri Mulyani.
"Kita mengalami banyak tantangan-tantangan yang terjadi yang tidak mudah. Bisa saja negara atau bangsa bertekuk lutut karena satu syok. Pandemi adalah salah satu contohnya. Dimana Indonesia mampu mengatasinya dan bangkit kembali," sambungnya.
Menurut Sri Mulyani, saat ini pemerintah terus melakukan sejumlah upaya dan startegi agar perekonomian di dalam negeri stabil, di tengah berbagai tantangan global.
Lantas seperti apa sosok Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati?
Melansir dari laman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Sri Muyani Indrawati atau yang akrab disapa Sri Mulyani lahir di Bandar Lampung, Lampung, pada tanggal 26 Agustus 1962.
Ia adalah wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010. Sebelumnya, dia menjabat Menteri Keuangan, Kabinet Indonesia Bersatu.
Ketika ia menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia, maka ia pun meninggalkan jabatannya sebagai Menteri Keuangan.
Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Ia menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu.
Sri Mulyani sebelumnya dikenal sebagai seorang pengamat ekonomi di Indonesia. Ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998.
Pada 5 Desember 2005, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan perombakan kabinet, Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar.
Sejak tahun 2008, ia menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230201-Menteri-Keuangan-Kabinet-Indonesia-Maju-periode-2019-2024-Sri-Mulyani-okers.jpg)