Terungkap, Israel Ternyata Sudah Dipasok 10.000 Ton Peralatan Militer AS sejak Perang Gaza Pecah

Pesawat kargo AS pertama tiba di Israel pada 11 Oktober. Sejak itu, lebih dari 10.000 ton peralatan militer telah dikirim ke Israel sejak awal ...

JALAA MAREY / AFP
Seorang tentara Israel beristirahat di samping peluru artileri di lokasi yang dirahasiakan di Israel utara yang berbatasan dengan Lebanon pada 8 Oktober 2023. Pertempuran antara pasukan Israel dan kelompok militan Palestina Hamas berkecamuk pada 8 Oktober, dengan ratusan orang tewas di kedua belah pihak setelah serangan mendadak ke Israel mendorong Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk memperingatkan bahwa mereka "memulai perang yang panjang dan sulit". 

POSBELITUNG.CO -- Sejak dimulainya perang melawan Hamas di Gaza, Palestina pada 7 Oktober, Israel ternyata sudah dipasok dengan lebih dari 10.000 ton peralatan militer Amerika Serikat ( AS ).

Amerika Serikat ternyata memasok Israel dengan jumlah yang fantastis terungkap dari sebuah pernyataan pada hari Rabu, Kementerian Pertahanan Israel, Anadolu Agency melaporkan.

Kementerian Pertahanan Israel mengatakan, bahwa pesawat kargo ke-200 yang membawa peralatan militer untuk tentara telah tiba di Israel.

"Pesawat kargo ke-200 yang membawa peralatan militer untuk IDF telah tiba di Israel. Lebih dari 10.000 ton peralatan militer telah dikirimkan sejak awal perang, termasuk kendaraan lapis baja, persenjataan, alat pelindung diri, pasokan medis, amunisi, dan banyak lagi".

Peralatan tersebut mencakup kendaraan lapis baja, persenjataan, alat pelindung diri, pasokan medis, amunisi dan banyak lagi, tambah pernyataan itu.

Pesawat kargo AS pertama tiba di Israel pada 11 Oktober.

“Sejak itu, lebih dari 10.000 ton peralatan militer telah dikirim ke Israel sejak awal perang,” kata Kementerian Pertahanan Israel dikutip dari Middle East Monitor.

Baca juga: Jadi Sorotan, Tatapan Gadis Israel ke Hamas Hingga Isi Surat Ibu yang Disandera Hamas Getarkan Dunia

Baca juga: Kekejaman Tentara Israel, Tembak Mati Bocah Palestina Berusia 8 Tahun di Tepi Barat

Baca juga: 60 Contoh Soal dan Kunci Jawaban Pilihan Ganda PAS/UAS PJOK Kelas 12 SMA/MA, Kurikulum Merdeka

Israel melanjutkan serangan militernya di Jalur Gaza pada hari Jumat, setelah berakhirnya jeda kemanusiaan selama seminggu dengan kelompok pejuang Palestina, Hamas.

Setidaknya 16.248 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 43.616 lainnya luka-luka dalam serangan udara dan darat yang tiada henti di wilayah Gaza sejak 7 Oktober.

TERIMA KIRIMAN- Israel telah menerima 10.000 ton peralatan militer dari Amerika Serikat sejak dimulainya perang Gaza. Amerika Serikat memasok Israel dengan jumlah yang fantastis, lebih dari 10.000 ton peralatan militer sejak dimulainya perang Gaza pada 7 Oktober.
TERIMA KIRIMAN- Israel telah menerima 10.000 ton peralatan militer dari Amerika Serikat sejak dimulainya perang Gaza. Amerika Serikat memasok Israel dengan jumlah yang fantastis, lebih dari 10.000 ton peralatan militer sejak dimulainya perang Gaza pada 7 Oktober. (Tangkapan layar Twitter/@Israel_MOD)

Brigade al-Qassam dan Israel Head to Head di Timur Khan Younis,  10 Tentara Israel Tewas

SAYAP pejuang Hamas di Gaza, Brigade Al Qassam mengklaim berhasil membunuh 10 tentara Israel (IDF) dalam pertempuran head to head alias perang jarak dekat di timur Khan Younis di sisi selatan Jalur Gaza, Selasa, 5 Desember 2023.

Brigade al-Qassam, mengatakan para tentara Israel tersebut dibunuh oleh para pejuangnya dari pertempuran jarak dekat.

Mereka mengatakan para pejuang juga menyerang tiga tank Israel, dua kendaraan pengangkut personel dan tiga buldoser militer dengan peluru anti-lapis baja di timur dan utara Khan Younis.

Sejauh ini belum ada komentar dari militer Israel atas klaim tersebut.

Korban tewas di Israel akibat serangan Hamas mencapai 1.200 orang, menurut laporan resmi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved