Berita Pangkalpinang

Musim Hujan, Dinkes Pangkalpinang Minta Waspadai 6 Penyakit Ini

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang meminta masyarakat untuk mewaspadai beberapa penyakit

Penulis: Andini Dwi Hasanah |
Bangka Pos
dr. Masagus Hakim 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang meminta masyarakat untuk mewaspadai beberapa penyakit yang kerap muncul saat musim penghujan tiba.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang dr. Masagus Hakim menyebut, penyakit pertama yang perku di waspadai adalah Diare.

Diare merupakan penyakit yang akan meningkatkan frekuensi buang air besar lebih banyak dari normalnya.

"Penyebab umum diare adalah mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh bakteri. Bakteri utama penyebab penyakit ini adalah E coli yang kemudian mengganggu sistem pencernaan kita," sebut Hakim kepada Bangkapos.com, Kamis (21/12/2023).

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kini sudah memasuki musim penghujan. Sejumlah daerah bahkan mengalami cuaca ekstrem, seperti hujan deras, angin kencang, bahkan banjir dan genangan.

Datangnya musim penghujan menjadi kewaspadaan bersama, tidak hanya dari sisi bencana tetapi juga sejumlah penyakit yang muncul.

Kemudian, Penyakit demam berdarah (DBD) juga perlu diwaspadai, penyakit ini disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk demam berdarah atau Aedes aegypti.

Saat musim hujan, kata Hakim, akan banyak genangan air dan sampah yang memicu nyamuk tersebut berkembang biak. Setelah itu, nyamuk akan mencari makanan mereka dari manusia yaitu darah. Saat itulah, virus penyebab demam berdarah akan masuk ke dalam tubuh. Efek paling parah bila terkena penyakit ini adalah kematian.

Kemudian yang ketiga, Leptospirosis, Hakim menyebutkan, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang ditularkan melalui air kencing tikus.

"Air kencing tikus tersebut terbawa oleh air hujan atau banjir saat musim hujan. Penyakit ini akan menyebabkan kulit menjadi kekuningan dan mengering. Seseorang yang ada luka, kemudian bermain atau terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran atau kencing tikus yang mengandung bakteri lepstopira, maka orang tersebut potensi terinfeksi dan akan jatuh sakit.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) juga sangat oenting untuk diwaspadai, penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus, atau mikroba yang kemudian menyerang saluran pernapasan. 

"Penyakit ISPA tersebut disebarkan melalui batuk atau ludah dengan sembarangan. Mikroba itu kemudian masuk ke tubuh melalui pernapasan. Gejala utama penyakit ini adalah batuk, demam, sesak napas, dan nyeri dada," paparnya.

Selanjutnya, penyakit Kulit, ini umumnya disebabkan oleh bakteri-bakteri yang dibawa oleh air hujan atau banjir. Selain itu, penyakit ini juga disebabkan oleh jamur bila kulit tidak bersih, sehingga biasanya jamur ini berada pada lipatan-lipatan kulit.

Dan terkahir, penyakit yang perlu diwaspadai adalah saluran cerna atau tipes Demam tifoid atau dikenal dengan tipes menyerang saluran pencernaan manusia. 

"Tipes disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang masuk ke saluran pencernaan melalui mulut, esofagus, lambung, usus kecil, dan usus besar. Tipes akan menyebabkan peradangan pada saluran cerna bahkan demam yang tinggi," jelasnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved