Berita Belitung Timur
Disbudpar Bakal Kenalkan Senam Sepen Buding pada HUT ke-21 Belitung Timur
Disbudpar Belitung Timur akan meresmikan mengenalkan Senam Sepen Buding pada nmomen HUT ke-21 Belitung Timur pada 27 Januari 2024.
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur akan meresmikan mengenalkan Senam Sepen Buding pada nmomen HUT ke-21 Belitung Timur pada 27 Januari 2024.
Pada momen tersebut akan diadakan senam massal Sepen Buding.
Disbudparr Beltim menjadikan Tarian Sepen Buding menjadi gerakan senam modifikasi yang menjadi senam khas Belitung Timur sejak November 2023.
Upaya itu dilakukan untuk melestarikan kesenian tradisional asal Belitung Timur agar tidak punah ditelan zaman.
Kabid Kebudayan Disbudpar Beltim, Sarwan, mengatakan, tarian itu berasal dari Buding, Kelapa Kampit.
Hingga kini masyarakat masih akrab dengan tarian tersebut, seperti di hajatan-hajatan.
"Yang masih kita lihat sekarang ini Tarian Sepen Buding, di mana dari gerakan Tarian Sepen Buding ini juga sudah dimodifikasi menjadi gerakan senam. Pada tanggal 27 Januari 2024 bersamaan dengan HUT Beltim akan dilakukan senam masal Sepen Buding," kata Sarwan, Jumat (19/1/2024).
Selain itu, lanjutnya, menyebut gerakan tari yang diterapkan di dalam senam tersebut sudah dijadikan Kemendikbud Ristek sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) sejak tahun 2018.
"Setelah di-launching itu, kami akan bekerja sama dengan pihak desa untuk menyosialisasikan Senam Sepen Buding ini untuk pengembangannya. Mudah-mudahan Senam sepen Buding ini bisa sama dengan Senam Bedincak kemarin, karena ini ciri khas senam dari Belitung Timur, Babel punya Bedincak, Beltim punya Sepen Buding," harap Sarwan.
Dekatkan Budaya kepada Anak-anak
Era teknologi 4.0 sekarang ini mudah sekali budaya baru masuk ke dalam suatu komunitas masyarakat.
Peleburan budaya tidak bisa dihindari yang mengancam keberlangsungan dan kelestarian budaya suatu daerah.
Satu di antara upaya Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melestarikan budaya adalah memodifikasi Tarian Sepen Buding menjadi senam daerah yang diajarkan kepada anak-anak sekolah.
Yudi Brahma, Pemerhati Budaya dari Desa Buding, menyebut, bahwa penciptaan Senam Sepen Buding adalah upaya untuk melestarikan budaya dari tarian ini yang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda.
"Kami mengapresiasi hal tersebut. Kami juga berusaha menciptakan gerakan senam yang berkolaborasi dengan Tarian Sepen sehingga dengan musik yang ceria, anak muda bisa lebih dekat dan mencintai kebudayaan," kata Yudi.
Dia menekankan, Senam Sepen Buding akan jadi identitas kebanggaan budaya daerah karena budaya ini merupakan asli Budaya Melayu Belitong.
Yudi berharap, Senam Sepen Buding akan lebih merakyat, terutama untuk kepentingan daerah agar memiliki produk budaya yang membanggakan.
"Sebagai identitas budaya Belitung Timur, kita semua harus mendukung upaya untuk mempopulerkan Senam Sepen Buding sebagai bagian dari identitas budaya Belitung Timur," kata Yudi.
(Posbelitung.co/s1)
| Polsek Dendang Perkuat Kamtibmas Lewat Program DDS, Bhabinkamtibmas Aktif Sambangi Warga |
|
|---|
| SMK Stannia Manggar Ditargetkan Menjadi Cagar Budaya Nasional, Berkas Usulan Sudah ke Kementrian |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah SMK Stannia Manggar, Politik Etis Belanda hingga Ijazah H.A.S Hanandjoeddin |
|
|---|
| Dua Kasus Bunuh Diri dalam Sebulan, Polres Beltim Imbau Warga Perkuat Kepedulian Sosial |
|
|---|
| KPU Belitung Timur Edukasi Pelajar SMKN 1 Manggar jadi Agen Demokrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Gerakan-Tarian-Sepen-Buding-akan-dimodifikasi-menjadi-senam-daerah-khas-Belitung-Timur.jpg)