Berita Belitung Timur
Gaji PNS dan TNI/Polri Naik 8 Persen, Begini Tanggapan Warga Belitung Timur
Pemerintah resmi menaikkan gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri untuk semua golongan dan pangkat pada Jumat (26/1/2024) lalu.
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemerintah resmi menaikkan gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan anggota TNI/Polri untuk semua golongan dan pangkat pada Jumat (26/1/2024) lalu.
Kenaikan gaji tersebut dimuat dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan Kesembilan Belas Atas Peraturan Pemerintah nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Berdasarkan PP Nomor 15 Tahun 2019, gaji terendah PNS di golongan Ia berada di kisaran Rp1.560.800-Rp2.335.800. Sementara itu, pada PP Nomor 5 Tahun 2024 mengonfirmasi bahwa gaji untuk golongan Ia telah dinaikkan menjadi Rp1.685.700-Rp2.522.600.
Artinya, terdapat kenaikan Rp 124.900-Rp 186.800 dari gaji sebelumnya.
Adapun gaji tertinggi untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2024 mencapai Rp6.373.200, yaitu untuk golongan IVe.
Selain itu, kenaikan gaji TNI termaktub pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia.
Sementara ketetapan gaji Polri yang naik diatur pada PP Nomor Nomor 7 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Melihat kenyataan itu, warga Manggar, Julian mengatakan dirinya setuju tidak setuju dengan kebijakan tersebut.
Hal itu karena dengan naiknya gaji PNS, TNI, dan Polri pasti diikuti dengan naiknya harga kebutuhan pokok di pasaran.
"Sekarang zaman sulit. Cari uang sulit sedangkan mereka naik terus. Sedangkan kami juga yang menanggung sulitnya karena harga-harga naik," kata Julian kepada Posbelitung.co, Kamis (1/2/2024).
Menurutnya, dengan naiknya harga-harga kebutuhan pokok di pasaran, otomatis juga akan memengaruhi angka inflasi di daerah.
Karena itu, dia menyebut kebijakan pemerintah tersebut tidak memihak pada rakyat kecil.
"Saya lihat di berita pemerintah sudah menyiapkan skema bantuan sosial juga, tapi terkadang hanya orang-orang itu saja yang dapat bantuan," kata Julian yang bekerja sebagai buruh harian lepas.
Selain Julian, warga Kelapa Kampit, Wati, berharap kenaikan gaji PNS, TNI, dan Polri bisa membawa kebaikan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Karena dengan naiknya gaji mereka, maka uang yang berputar juga akan semakin banyak.
"Karena saya punya toko jadi harapan saya uang yang berputar makin banyak dan makin sering belanja orang-orang," kata Wati.
(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)
| Pelepasan Jemaah Haji Beltim 2026 Dipusatkan di Masjid Agung Darussalam Manggar |
|
|---|
| Investor Tiongkok Lirik KIAK Beltim, Siap Bangun Industri Stainless Steel Terintegrasi |
|
|---|
| Cegah Main Hakim Sendiri, Bhabinkamtibmas Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan di Dusun Selinsing |
|
|---|
| Harga Gas Non Subsidi di Belitung Timur Melonjak Berpotensi Pindah ke Gas Subsidi |
|
|---|
| Harga Gas Non Subsidi di Beltim Melejit, Pangkalan di Manggar Sebut Warga Mengeluh Tapi Tetap Beli |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240123.jpg)