Berita Belitung
Alur Sungai Cerucuk Belitung Makin Sempit, Tim Percepat Realisasi Normalisasi DAS
Sungai Cerucuk memiliki peranan penting bagi perekonomian di Belitung. Sungai ini adi area lalu lintas kapal nelayan, logistik, penumpang, juga BBM.
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sungai Cerucuk memiliki peranan penting bagi perekonomian di Belitung.
Area sungai ini menjadi area lalu lintas kapal nelayan, logistik, penumpang, bahkan bahan bakar yang keluar-masuk Belitung.
Namun kini, pendangkalan dan sedimentasi di aliran Sungai Cerucuk terus terjadi, hingga rentan menjadi kendala kapal yang melintas.
Kondisi tersebut dikhawatirkan akan berimbas kepada banyak aktivitas, bahkan bisa menyebabkan ekonomi daerah lumpuh jika penyempitan dan pendangkalan terus terjadi.
Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tanjungpandan Arif Usman mengatakan, kondisi pendangkalan dan sedimentasi bisa berdampak pada aktivitas nelayan yang bersandar di dermaga tersebut.
"Jangan sampai nelayan tidak bisa beraktivitas atau bekerja, baik ikan datang atau ikan keluar. Jangan sampai terjadi gejolak karena ekonomi di sini 20 persen dari sektor perikanan," katanya, usai rapat koordinasi upaya solusi pendangkalan sungai di Ruang Rapat Bupati Belitung, Rabu (20//20243).
Saat ini, lanjut Arif, adanya sedimentasi tersebut menyebabkan sempitnya area PPN padahal jumlah kapal semakin crowded (padat). Idealnya jumlah kapal yang bersandar di kolam PPN Tanjungpandan sekitar 200 kapal, namun saat ini jumlahnya mencapai 350 kapal.
Bukan hanya PPN Tanjungpandan, imbas pendangkalan terutama bisa memengaruhi arus masuk bahan bakar minyak (BBM) dimana di hulu sungai juga menjadi tempat sandar kapal Pertamina.
Sehingga kalau pendangkalan dan penyempitan alur terus terjadi, ekonomi daerah bisa lumpuh.
"Tadi rapat kami upayakan bekerja sama dengan pemda dan instansi di kanan-kiri pelabuhan saling bersinergi dan menyuarakan. Alhamdulillah yang saya suarakan bersambut baik dengan pemda, tinggal koordinasi ke provinsi," tambahnya.
Di samping itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Firdaus Zamri mengatakan Sungai Cerucuk memiliki peranan penting dalam sektor ekonomi.
Lantaran aliran sungai tersebut menjadi keluar-masuk kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM).
Selain itu ada pelabuhan perikanan, bahkan Pelindo yang menjadi tempat bongkar muat logistik dan memiliki dermaga penumpang.
"Dengan demikian sungai ini sangat vital, di sana ada masalah kondisi sekarang kapal susah bergerak. Kebanyakan kapal terutama yang besar masuk hanya saat pasang, ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut agar kapal masuk normal dan aktivitas dapat berlangsung lancar," tuturnya.
Diketahui bahwa, aliran Sungai Cerucuk memang menjadi tempat lalu lalang kapal. Dari hulu ke hilir sungai terdapat dermaga bongkar muat bahan bakar milik Pertamina, lalu dermaga nelayan Baro, Polair dan Dinas Perikanan. Lalu ada PPN, Pasar Ikan Tanjungpandan, KSOP dan Pelindo untuk muatan barang dan orang, Pos TNI Angkatan Laut dan Pantai Wisata Tanjung Pendam.
| Menjelang Pelaksanaan Pilkades 2026, BPD Air Merbau Lantik Panitia Tingkat Desa |
|
|---|
| Dispar Belitung Gandeng OPD dan Pelaku Wisata Bersihkan Sampah Pulau Lengkuas |
|
|---|
| Korban Tersengat Listrik di Belitung Alami Luka Bakar, Polisi Ungkap Kronologi |
|
|---|
| Warga Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon di Tanjung Baruk, Rio Sempat Dengar Ledakan |
|
|---|
| Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon di Tanjungpandan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Rapat-upaya-solusi-pendangkalan-Sungai-Cerucuk-di-Ruang-Rapat-Bupati-Belitung-Rabu-203.jpg)