INILAH Gaji Pegawai Bea Cukai yang Lebih Besar dari PNS Lain, Tukin Sampai Rp 46.950.000 Per Bulan

Salah satu institusi yang memberikan gaji besar kepada pegawainya adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan.

Tayang:
Editor: Alza
Posbelitung.co
Ilustrasi. Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) TMP C Tanjungpandan Jerry Kurniawan menggelar klarifikasi pada Jumat (13/11/2021). 

POSBELITUNG.CO - Memiliki gaji besar adalah impian para pencari kerja.

Salah satu institusi yang memberikan gaji besar kepada pegawainya adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan.

Tugasnya antara lain melakukan pengawasan dan kontrol barang yang keluar masuk wilayah Indonesia.

Selain melakukan pengawasan pada lalu lintas barang dari dan ke luar negeri atau kepabeanan, sesuai namanya DJBC adalah institusi negara yang melakukan pemungutan cukai.

Pegawai Bea Cukai berstatus sebagai PNS pemerintah pusat sehingga rekrutmen diadakan langsung oleh Kementerian Keuangan.

Selain rekrutmen CPNS lewat seleksi umum nasional, pegawai Bea Cukai juga biasanya berasal dari lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN.

Sebagai informasi saja, selain Ditjen Pajak, Bea Cukai adalah instansi pemerintah yang mendapatkan remuerisasi cukup tinggi apabila dibandingkan instansi lainnya di Kemenkeu.

Gaji PNS Bea Cukai

Total take home pay pegawai Bea Cukai meliputi gaji pokok PNS, tunjangan kinerja, tunjangan fungsional, tunjangan anak, tunjangan istri, tunjangan beras, uang makan, insentif kumandah, insentif cukai, uang lembur, dan uang perjalanan dinas.

Yang perlu diketahui, besaran maupun syarat beberapa tunjangan tergantung dengan penempatan tugas, jabatan, dan masa kerja PNS Bea Cukai.

Sehingga setiap besaran tunjangan PNS Bea Cukai dan insentif yang diterima bisa berbeda-beda.

Berikut keseluruhan take home pay PNS Bea Cukai:

1. Gaji PNS Bea Cukai

Gaji PNS Bea Cukai mengacu pada gaji pokok seluruh PNS di Indonesia atau sama yang didasarkan atas masa kerja golongan (MKG).

Besaran gaji pokok PNS diatur dalam PP Nomor 30 Tahun 2015.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved