Berita Belitung

Haji Ramah Lansia, Kemenag Belitung Prioritaskan Pelayanan Bagi Calhaj Lansia

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Belitung Suyanto mengatakan, prioritas pelayanan bagi jemaah haji lansia memang jadi fokus.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Pj Bupati Belitung, Yuspian, berfoto bersama jajaran Kemenag Belitung dan calhaj pada kegiatan bimbingan manasik haji di Gedung PLHUT Kemenag Belitung, Senin (6/5/2024). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pelaksanaan ibadah Haji 2024 masih didominasi jemaah lansia.

Lebih dari separuh jemaah dari jumlah 62 orang calon haji (calhaj) Belitung merupakan lansia, yang mana jemaah tertua atas nama Zalia berusia 81 tahun.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Belitung Suyanto mengatakan, prioritas pelayanan bagi jemaah haji lansia memang menjadi fokus.

Apalagi pemerintah mengusung jargon Haji Ramah Lansia dengan harapan jemaah lansia selama melaksanakan ibadah haji tetap sehat, kuat, dan menjadi haji yang mabrur.

Kegiatan bimbingan manasik haji di Gedung PLHUT Kemenag Belitung, Senin (6/5/2024).
Kegiatan bimbingan manasik haji di Gedung PLHUT Kemenag Belitung, Senin (6/5/2024). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

"Jemaah lansia sudah didata, kami juga meminta jemaah yang bawa kursi roda agar di-packing, ada 4 orang. Nanti di Makkah dan Madinah ada kursi roda yang disediakan petugas Arab Saudi dan Kementerian Agama, jadi jemaah jangan khawatir," kata Suyanto, Senin (6/5/2024).

Baca juga: Calhaj Belitung Ikut Manasik Haji, Pj Bupati Minta Jaga Kesehatan Jelang Berangkat ke Tanah Suci

Sebagai persiapan jemaah calhaj yang akan berangkat pada 17 Mei 2024 mendatang, pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah telah diberikan melalui bimbingan manasik sebanyak 8 kali di kecamatan dan bimbingan manasik kabupaten yang tengah berlangsung.

Nantinya, akan diadakan pembinaan bagi ketua regu (karu) dan ketua rombongan (karom).

Selanjutnya, pengumpulan koper jemaah akan dilakukan sekitar pekan ini atau pekan depan.

"Kami mengingatkan agar jemaah menjelang keberangkatan mereka dapat menjaga kesehatan, mempelajari buku-buku manasik dan jangan lupa obat-obatan yang perlu dibawa itu dilaporkan di puskesmas sehingga ketika obat habis di Tanah Suci sudah ada stoknya," tuturnya.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved