Anak Eks Bupati Cirebon Sunjaya Ada yang Jadi Kades, Klarifikasi Soal Kasus Vina Cirebon

Di tengah kesibukannya sebagai kades, ada saja netizen yang mengaitkannya dengan kasus Vina Cirebon.

Editor: Alza
Instagram @bundaayutjiptaningsih
Inilah anak-anak Sunjaya dan Wahyu Tjiptaningsih, yang ramai di media sosial terkait kasus Vina Cirebon. 

POSBELITUNG.CO - Anak eks Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra bernama Satria Roby Saputra kini menjadi seorang kepala desa.

Di tengah kesibukannya sebagai kades, ada saja netizen yang mengaitkannya dengan kasus Vina Cirebon.

Satria mengatakan, awalnya netizen mencocoklogikan nama adiknya dengan terduga pelaku pembunuh Vina bernama Dani.

"Yang jelas nama saya adalah Satria Roby Saputra tidak ada kaitannya dengan DPO yang dirillis Polda Jawa Barat," kata Satria.

Dia kemudian mengajak netizen untuk mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

Sehingga, kata Satria, kasus kematian Vina bisa menjadi terang menderang dan tidak ada tuduhan lagi kepada keluarganya.

"Kita harus membuka ini secara fakta hukumnya, jadi seperti yang kemarin disampaikan oleh beberapa pakar hukum memang kasus ini sedikit rumit karena selain fakta hukum yang dipakai dikaitkan dengan fiksi dalam arti ini film," ujarnya.

Meski film yang dibuat mirip 80 persen, Satria meminta agar tidak ada pihak yang mencocoklogikan dengan keluarganya.

Apalagi, dalam kematian Vina ini ada keterlibatan makhluk halus yaitu arwah korban yang merasuki tubuh Linda.

"Bahwa Pegi ini adalah misal nanti dirilis oleh Polda Jabar bukanlah orang yang asli atau yang disebut salah sasaran tentunya mari kita sama-sama kawal fakta-fakta hukum apa yang berlaku dan semoga saja bahwa memang itu tidak salah sasaran," tuturnya.

Menurutnya, netizen selama ini mencocoklogikan nama keluarganya dengan Daftar Pencarian Orang (DPO) kematian Vina.

Satria mengaku, saat ini dirinya merupakan kepala desa di salah satu kabupaten yang ada di Cirebon.

Ia mengatakan, fenomena geng sepeda motor sudah ada sejak zaman dahulu hingga sekarang.

"Sampai saat ini pun, peristiwa geng motor itu masih sering terjadi dan itu sangat mengerikan," tuturnya di Perumahan Aneka Elok, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (26/5/2024).

Menurut Satria, geng motor yang ada di Cirebon sudah meresahkan masyarakat, khususnya di desa yang dia pimpin.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved