Pegi Setiawan Bongkar Sifat Asli Kompol Agus Mujianto, Dianggap Selamatkan Wajah Polda Jabar
Wadir Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Jabar dianggap berbeda dari polisi lainnya.
POSBELITUNG.CO - Kompol Agus Mujianto dianggap menyelamatkan muka Polda Jawa Barat karena sikapnya terhadap Pegi Setiawan (28).
Wadir Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Jabar dianggap berbeda dari polisi lainnya.
Dialah yang pertama kali mengabarkan Pegi Setiawan bebas, Senin (8/7/2024).
Pegi mendapatkan ucapan selamat langsung dari Kompol Agus.
"Dia memberitahu bahwa sudah ada putusan bahwa kamu pulang, terus beliau ngomong kayak gitu sama saya."
"Beliau langsung mengungkapkan sama yang lain, untuk yang lain kalau kalian benar, pertahankan kebenaran.
Kalau kalian salah kalian harus akui kesalahan kalian," kata Pegi dilansir dari Diskursus Net di Youtube yang tayang, Jumat (13/7/2024).
"Ini Pegi salah satu contoh terbaik dan ini motivasi buat kalian semua biar kalian semua bisa lebih baik ke depannya," ujar Pegi menirukan ucapan Kompol Agus.
Status tersangka Pegi Setiawan dibatalkan dalam sidang praperadilan Pengadilan Negeri Bandung.
Setelah itu, Kompol Agus bersama dengan tahanan lain bertepuk tangan untuk Pegi sembari melantunkan salawatan ke arahnya.
Selama di tahanan, Pegi mengaku akrab dengan beberapa polisi, termasuk Kompol Agus.
Diakui Pegi, perlakuan Agus terhadap Pegi berbanding 180 derajat dengan perlakuan penyidik terhadapnya saat pertama kali ditangkap.
"Beliau kalau kunjungan ke tahanan selalu memberikan motivasi biar tahanan semakin bangkit semakin kompak gitu. Bagus," ungkap Pegi.
Atas kebaikan Kompol Agus itu, Pegi percaya masih ada polisi yang baik.
“Kalau beliau saya acungi jempol, Pak. Luar biasa, masih ada polisi baik,” kata Pegi.
| Satreskrim Polres Belitung Ungkap Pencurian di Dua TKP saat Salat Id, Pelaku Ditangkap di Bandara |
|
|---|
| Pencuri Senapan Angin dan Genset di Manggar Diringkus Polisi, Korban Rugi Rp7 Juta Rupiah |
|
|---|
| Nasib Aipda RD yang Kejar Pemotor Tabrak Tiang Listrik hingga Tewas, Kini Diperiksa Propam |
|
|---|
| Video Simulator Berkuda Polri Viral, Harga Alat Latihan Capai Rp1 Miliar per Unit |
|
|---|
| Akhir Kasus Polisi Bunuh Polisi, Kompol I Made Yogi Divonis 14 Tahun Penjara, Terdakwa lain 8 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240709_pegi-polda-jabar.jpg)