Berita Belitung

Mengenal Sosok Mikron Antariksa Calon Pj Bupati Belitung, Ternyata Adik Sejarawan Bangka Belitung

Sosok Mikron Antariksa calon Pj Bupati Belitung, ternyata merupakan adik seorang sejarawan dan budayawan Bangka Belitung.

Tayang:
Editor: Kamri
Dok. Bangkapos.com
Mikron Antariksa akan dilantik menjadi Pj Bupati Belitung berdasarkan Surat No 005/0872/I yang dikeluarkan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tanggal 9 Agustus 2024. Sosok Mikron Antariksa ternyata merupakan adik seorang sejarawan dan budayawan di Bangka Belitung. 

POSBELITUNG.CO - Mengenal lebih dekat sosok Mikron Antariksa calon Penjabat (Pj) Bupati Belitung, ternyata merupakan adik seorang sejarawan dan budayawan terkenal di Bangka Belitung.

Mikron Antariksa rencananya akan dilantik menjadi Pj Bupati Belitung menggantikan Yuspian yang mengundurkan diri.

Mikron akan dilantik berdasarkan Surat No 005/0872/I yang dikeluarkan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tanggal 9 Agustus 2024.

Pj Gubernur Babel Safrizal ZA akan melantik Mikron Antariksa di Ruang Rapat Pemkab Belitung, Minggu (11/8/2024) pukul 13.00 WIB.

Pelantikan dan Pengucapan Sumpah Jabatan Penjabat Bupati Belitung, akan dihadiri sejumlah undangan dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, perangkat daerah Babel, serta keluarga Pj Bupati Belitung yang dilantik.

Sosok Mikron Antariksa diketahui merupakan keponakan almarhum Zulkarnain Karim, mantan Walikota Pangkalpinang.  

Ia juga ternyata merupakan adik kandung Sekretaris DPRD Pangkalpinang Akhmad Elvian yang juga dikenal sebagai seorang sejarawan dan budayawan terkenal di Bangka Belitung.

Lantas siapa sosok Akhmad Elvian?

Sosok Akhmad Elvian dikenal oleh masyarakat Bangka Belitung sebagai seorang sejarawan dan budayawan Bangka Belitung.

Dikutip dari Bangkapos.com dalam wawancara Rabu, 6 November 2019,  sosok Akhmad Elvian diketahui telah menelusuri berbagai identitas dan jati diri sejarah budaya di Bangka belitung.

Mulai dari mendatangi sumber primernya, mencari di arsip nasional, perpustakaan nasional, museum hingga mencari oral histori dari orang terdahulu.

Hal ini dilakukan Elvian lantaran ada kekhawatiran dalam dirinya, sejarah dan budaya di Kepulauan Bangka belitung akan terlupakan.

Padahal Bangka belitung merupakan kepulauan yang bersejarah dan pernah menjadi satu provinsi dengan Sumatera Selatan.

"Awalnya ini ketika Babel mulai menjadi provinsi yang pisah dari Sumatera selatan, ada kekhawatiran dalam diri saya jika identitas dan jati diri ini tidak dimunculkan, Babel seolah-olah sejarah kepulauan yang dilupakan atau kepulauan sejarah terlupakan," jelas Elvian memulai ceritanya dilansir dari Bangkapos.com, Rabu (6/11/2019).

Kekhawatiran anak cucu generasinya tidak bisa mengenal sejarah yang membuat Elvian memulai penelusurannya mencari jati diri dan identitas sejarah tersebut.

Dia pun rela merogoh kocek ketika bepergian ke arsip nasional hingga musem nasional atau berkeliling daerah di demi mencari sumber primer sejarah tersebut.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved