Berita Pangkalpinang

Info Terbaru Harga Ikan Hari Ini di Pasar Pangkalpinang Babel, Melonjak Hampir Rp20 Ribu Per Kilo

Info terbaru harga ikan di Pasar Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hari ini, Rabu (4/9/2024).

Penulis: Sela Agustika | Editor: Novita
Bangkapos.com/Sela Agustika
Penjual ikan di Pasar Air Itam Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melayani pembeli, Rabu (4/9/2024). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Info terbaru harga ikan di Pasar Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hari ini, Rabu (4/9/2024).

Harga ikan di Pasar Pangkalpinang mengalami kenaikan. 

Kenaikan harga terjadi pada hampir seluruh jenis ikan.

Kondisi tersebut ditengarai karena faktor cuaca yang memengaruhi stok ikan.

Berdasarkan pantauan Bangka Pos Group pada Rabu, (4/9/2024) kenaikan harga ikan mencapai sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram. 

Seperti ikan bulat yang biasanya dijual sekitar Rp70 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp90 ribu per kilogram. 

Sama halnya dengan ikan gembung yang sebelumnya dijual Rp 45 ribu, kini naik menjadi Rp55 hingga Rp60 ribu per kilo.

Ali, pedagang di Pasar Air Itam Pangkalpimang, menyebut, harga ikan di pasaran telah merangkak naik selama tiga minggu terakhir. 

Dia menyebut, kenaikan harga disebabkan oleh faktor cuaca yang mengakibatkan stok ikan jadi terbatas. 

"Ikan memang naik secara bertahap dan stok juga susah saat ini, paling hanya ikan kecil-kecil yang tersedia. Yang besar terbatas stoknya, kaya bulat kerisi banyak kosong, trus adapun harganya juga melambung," ungkap Ali, Rabu (4/9/2024).

Selain itu, Ali juga mencatat bahwa daya beli masyarakat turut menurun drastis. 

Dia memprediksi kenaikan harga ikan diperkirakan terus berlanjut hingga akhir tahun mendatang.

Hal itu disebabkan oleh faktor cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menyulitkan para nelayan untuk melaut. 

Kondisi ini membuat pasokan ikan semakin menurun dan memengaruhi harga di pasar.

"Kalau kita lihat seperti tahun-tahun sebelumnya, memang kondisi saat harga ikan akan tetap bertahan agak tinggi sampai akhir tahun karena faktor cuca, para nelayan juga kesulitan melaut," tuturnya  

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved