Gara-gara Tulisan Ini, ASN di Babel Ditangkap Densus 88, HS Mengaku Teroris

Seperti yang dilakukan HS (55), Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tayang:
Editor: Alza
Kolase Bangkapos.com / Tribun / ist
PNS di Bangka Belitung ditangkap Densus 88, terkait postingan provokasi terkait kedatangan Paus Fransiskus. 

- LB diamankan Senin (2/9/2024) sekitar pukul 21.37 WIB, Jalan Gunuk H. Taya Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

- DF diamankan Selasa (3/9/2024) sekitar pukul 07.15 WIB, di Jalan Datang 1, Kelurahan Pengasinan, Rawalumbu, Bekasi.

- FA diamankan Selasa (3/9/2024) sekitar pukul 08.13 WIB, di Jalan Pahlawan, Aren Jaya, Bekasi Timur, Bekasi Kota.

- ER diamankan Rabu (4/9/2024) sekitar pukul 20.53 WIB, di Alfamart Sukajaya, Jalan Al Huda 1 Sujaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

- RS diamankan Kamis (5/9/2024) sekitar pukul 19.35 WIB, di Sungai Batuang, Kelurahan Padang Kandang Pulau Air Padang Bintungan, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

- HS diamankan pada Rabu, 4 September 2024, pukul 13.30 WIB di Kantor BPPW (Balai Prasarana Permukiman Wilayah) Provinsi Bangka Belitung

Selanjutnya tujuh tersangka dilakukan penanganan:

- Proses hukum terhadap dua tersangka yakni DF dan FA dilaksanakan oleh Densus 88 AT

- Proses hukum terhadap tiga tersangka yakni HFP, LB dan ER oleh Polda Metro Jaya, didampingi Densus 88 AT

- Proses hukum terhadap tersangka yakni HS dilaksanakan oleh Polda Bangka Belitung, didampingi Densus 88 AT

- Proses hukum terhadap tersangka yakni RS dilaksanakan oleh Polres Padang Pariaman, didampingi Densus 88 AT.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Jojo Sutarjo, membenarkan polisi mengamankan satu orang ASN Bangka Belitung.

Namun masih dalam penyelidikan terkait dugaan ujaran kebencian.

"Iya, diamankan Polda dan masih dalam penyelidikan," ungkap Kombes Pol Jojo Sutarjo kepada Bangkapos.com, Rabu (4/9/2024).

Ia saat itu belum memberikan secara rinci mengenai penyelidikan terhadap satu orang ASN tersebut.

"Nanti kita infokan lagi karena masih proses penyelidikan," ujarnya.

(posbelitung.co/Adi Saputra)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved