Berita Bangka Belitung

245 Kasus Kebakaran Semester I 2024 di Pangkalpinang Babel, Tertinggi Kebakaran Lahan

Tercatat sebanyak 245 kasus kebakaran di Pangkalpinang sepanjang semester I 2024 ini.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Kamri
Bangkapos.com/Andiri Dwi Hasanah
Ilustrasi tim pemadam kebakaran Kota Pangkalpinang. Tercatat sebanyak 245 kasus kebakaran di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepanjang semester I 2024 ini. 

POSBELITUNG.CO - Tercatat sebanyak 245 kasus kebakaran di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepanjang semester I 2024 ini.

Kasus kebakaran lahan tercatat mendominasi dari data kasus kebakaran hingga bulan Agustus 2024 ini.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Pangkalpinang, Efran menjelaskan hingga Agustus 2024, pihaknya telah menangani 245 kejadian kebakaran dan kegiatan non-kebakaran di Kota Pangkalpinang

Berdasarkan data rekapitulasi dari Januari hingga Agustus 2024, kebakaran lahan mendominasi dengan 46 kejadian.

Disusul kasus kebakaran rumah sebanyak 22 kali.

Insiden kebakaran kendaraan seperti mobil dan motor tercatat 3 kali dan kategori lainnya mencapai 117 kegiatan.

"Puncak kebakaran terjadi pada bulan Agustus dengan total 51 kejadian, dengan sebagian besar merupakan kebakaran lahan sebanyak 25 kejadian," ungkap Efran, Kamis (12/9/2024).

Tren kasus kebakaran ini dinilai meningkat dari bulan-bulan sebelumnya.

Rata-rata kebakaran dan kegiatan non-kebakaran di Pangkalpinang berkisar antara 10 hingga 34 kejadian per bulan.

Efran mengakui laporan kasus kebakaran diterima hampir setiap hari oleh tim pemadam kebakaran. 

"Kami menerima laporan kebakaran hampir setiap hari, baik itu kebakaran lahan maupun kebakaran rumah," ungkapnya.

Baca juga: Ungkap Penyebab Kebakaran Ruang Tunggu Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu, Inafis Periksa Puing 

Untuk menangani kasus kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran Pangkalpinang telah menyiapkan tujuh armada mobil pemadam yang siaga setiap hari. 

"Kami selalu siap siaga dengan tujuh armada yang standby untuk merespons laporan secepat mungkin," tambahnya.

Efran menjelaskan berdasarkan grafik kebakaran dari tahun 2023, puncak kasus kebakaran terjadi pada bulan September dan Oktober 2023. 

"Pada bulan September 2023, jumlah kebakaran mencapai 138 kali, dan di bulan Oktober mencapai 128 kali," jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved