Pilkada Belitung Timur 2024

Tokoh Agama dan Masyakarat di Manggar Berkumpul Jelang Pilkada Belitung Timur 2024, Ini Tujuannya

Bupati Belitung Timur, Burhanudin mengatakan, peran antar tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat sangat penting untuk menjaga kerukunan.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Diskominfo Beltim
Para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat berfoto bersama di sela acara Sinergitas Forkopimcam Menjelang Pilkada 2024. Kantor Camat Manggar, Belitung Timuur, Kamis (12/9/2024). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -  Sebanyak 40 orang yang terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat berkumpul di Kantor Camat Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (12/9/2024). 

Mereka menghadiri kegiatan sinergi Forkopimcam menjelang Pilkada Belitung Timur 2024.

Bupati Belitung Timur, Burhanudin mengatakan, peran antar tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat sangat penting untuk menjaga kerukunan jelang Pilkada Belitung Timur 2024.

"Perannya sangat penting untuk mengajak masyarakat agar selalu mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perbedaan pandangan dan pilihan," kata Burhanudin.

Dia mengimbau masyarakat Belitung Timur agar sama-sama menjaga situasi kondusif, ketertiban, dan keamanan masyarakat. 

Caranya, menghormati antar sesama, toleransi, menghindari konflik, saling membantu, dan tidak saling menjatuhkan.

Begitu juga yang disampaikan Danramil 02/Manggar, Mayor Chb Ihsan, yang mengatakan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama sebagai perekat bangsa.

"Kerukunan dan toleransi bagian penting dalam membangun bangsa dan negara yang demokrasi," kata Mayor Chb Ihsan.

Dia menjelaskan, menjelang tahun politik agar diperhatikan bagaimana menyikapi situasi menjelang pesta demokrasi.

"Meskipun kita berbeda dan beda pandangan politik, kita harus menjaga toleransi dan kesatuan bangsa jangan sampai terpecah belah dan mudah terprovokasi karena berbeda pilihan," kata Danramil.

Ia mengungkapkan, potensi kerawanan yang terjadi sekarang ini yakni media sosial. Karena banyak informasi-informasi yang bersliweran dan belum tentu kebenarannya.

"Potensi kerawanan yang terjadi adalah media sosial untuk sebarkan fitnah dan isu yang ganggu kamtibmas. Kita minta sinergitas dari tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat yang bisa menyampaikan kepada masyarakat untuk memanfaatkan media sosial secara bijak," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Manggar, AKP Abdul Haris menyampaikan agar kerukunan di tengah masyarakat dapat dijaga untuk menciptakan kamtibmas jelang pilkada.

"Mari kita saling sinergi jaga kerukunan, saling mengimbau, dan memberi pengertian kepada masyarakat agar menciptakan kondusifitas," ucap Abdul Haris. 

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved