3 Tuntutan Pendemo dari Koalisi Masyarakat Sipil di DPRD Babel, Rina Tarol: Petani Harus Sejahtera
Wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Bangka Selatan ini, mengapresiasi kedatangan peserta aksi untuk menyuarakan aspirasi.
Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Alza
Lebih lanjut setidaknya terdapat tiga poin tuntutan, yang disuarakan para peserta aksi damai yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Provinsi Bangka Belitung.
Pertama, moratorium pertambangan timah dan perkebunan monokultur skala besar.
Meliputi penyetopan izin-izin baru, penangguhan izin yang ada serta mengevaluasi pelaksanaan reklamasi pasca tambang.
Kedua, mendorong pemerintah daerah untuk pemeriksaan lapangan serta mengeluarkan Keputusan Gubernur Babel, mengenai terjadinya pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup di Bangka Belitung.
Ketiga, wujudkan reforma agraria sejati dengan mencabut UU yang bertentangan dengan cita-cita Revolusi Indonesia dan semangat UUPA Nomor 05 Tahun 1960.
Sementara itu pimpinan sementara DPRD Provinsi Bangka Belitung Eddy Iskandar menyambut baik kedatangan peserta aksi dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.
"Tentunya ini sangat baik terima kasih kepada masyarakat, telah menyuarakan aspirasi yamg ada di lapangan.
Tentunya ini akan menjadi modal untuk dapat dibahas, agar sejumlah permasalahan dapat diselesaikan," ungkap Eddy Iskandar. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
| Wagub Babel Hellyana Dapat Izin Hadiri Pemakaman Herry Setityobudi sang Suami |
|
|---|
| Gubernur Babel Ikuti Peresmian Serentak 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden |
|
|---|
| Lima Debt Collector Diringkus Polda Babel, Tarik 247 Unit Mobil Nopol Luar Daerah dalam Sebulan |
|
|---|
| Buka FORBISDA 2026, Hidayat Arsani Ajak HIPMI Bangkitkan Ekonomi Daerah |
|
|---|
| Polda Babel Limpahkan Tersangka Berikut Jutaan Batang Rokok Ilegal Ke Kejari Belitung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240928_dprd.jpg)