10 Tahun Pemerintahan Jokowi

Sepiak Belitong, Batik Khas yang Tumbuh Bersama Perkembangan UMKM dan Pariwisata Belitung

Berkat perhatian pemerintah terhadap UMKM, Bella berhasil membawa Sepiak Belitong berkembang menjadi ikon lokal yang kini memiliki toko oleh-oleh

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Teddy Malaka
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Foto bareng model-model Sepiak Belitong dengan owner Bella Kartika Aprilia, saat syukuran 14 tahun Sepiak Belitong, Minggu (13/10/2024). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dalam 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo, dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin terasa di seluruh pelosok negeri. Salah satu yang merasakan dampak positifnya adalah Bella Kartika Aprilia, pemilik Sepiak Belitong, yang selama lebih dari satu dekade sukses mengembangkan brand batik khas Belitung.

Berkat perhatian pemerintah terhadap UMKM, Bella berhasil membawa Sepiak Belitong berkembang menjadi ikon lokal yang kini memiliki toko oleh-oleh di Desa Batu Itam, Kabupaten Belitung.

Bella memulai usahanya dari skala kecil, menjual batik dengan filosofi yang mendalam, "Sepiak," yang berarti sebagian.

Filosofi ini mengajarkan untuk terus berbagi, sebuah nilai yang menjadi inti dari perjalanan bisnisnya. Sepiak Belitong bukan hanya sebuah bisnis batik, tetapi juga simbol semangat untuk berbagi, terutama dalam memberdayakan masyarakat lokal dan menciptakan kesempatan kerja bagi kaum difabel.

“Saya sangat merasakan dukungan pemerintah terhadap usaha kecil seperti kami. Program pelatihan yang diberikan sangat relevan, mulai dari manajemen keuangan, pemasaran, hingga akses ke pasar yang lebih luas. Ini sangat membantu UMKM seperti Sepiak Belitong untuk terus bertumbuh,” kata Bella ketika di temui posbelitung.co di Sepiak Belitong Store di Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (13/10/2024). 

Dukungan Pemerintah untuk UMKM

Selama pemerintahan Presiden Jokowi, banyak program yang diluncurkan untuk mendukung UMKM, termasuk penghargaan dan pelatihan yang meningkatkan kemampuan para pelaku usaha kecil.

Bella sendiri telah menerima beberapa penghargaan bergengsi, seperti penghargaan Siddhakarya dari Provinsi Bangka Belitung dan Paramakarya dari Kementerian Ketenagakerjaan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bella dan tim untuk terus berkarya.

Dukungan ini tak hanya berhenti di pelatihan. Sepiak Belitong juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, yang menjadikan usaha ini sebagai salah satu binaannya.

Program inkubator bisnis yang diikuti Sepiak selama enam bulan, memberikan Bella kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang tren fashion dan kolaborasi dengan desainer.

“Dalam bisnis, kita harus terus berinovasi. Sepiak tidak hanya bersaing di tingkat lokal, tapi kami berupaya agar produk kami bisa menjadi produk nasional berstandar global, dengan tetap mengangkat khazanah budaya lokal,” ujar Bella.

Bertahan di Tengah Pandemi

Seperti banyak UMKM lain, Sepiak Belitong juga merasakan dampak besar dari pandemi COVID-19. Akses wisata yang tertutup membuat target pasar utama mereka, yaitu wisatawan, menurun drastis. Namun, Bella tak tinggal diam. Ia mengubah strategi dengan fokus pada pasar lokal, memperkuat pemasaran daring, dan terus berinovasi dalam variasi produk.

“Selama pandemi, kami mengerjakan pasar lokal, walaupun tantangannya cukup besar karena jumlah penduduk di Belitung tidak banyak. Tapi kami terus berinovasi dalam produk dan memperluas pemasaran agar barang cepat habis,” kata Bella.

Dengan semangat adaptif ini, Sepiak Belitong berhasil bertahan bahkan berkembang di tengah situasi yang penuh tantangan. Bella juga terus berinovasi dengan produk yang mengangkat inspirasi dari alam dan budaya Belitung, seperti motif batik satam, simpor, dan pelile'an, yang bercerita tentang kekayaan alam pulau tersebut.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved