PT Timah Tbk

Sikapi Rencana Penambangan PT Timah Tbk di Batu Beriga, IKT Berharap Saling Dukung

Ketua IKT Riki Febriansyah ikut menyampaikan aspirasi guna menyikapi berbagai dinamika yang terjadi menyangkut rencana penambangan timah.

Editor: Kamri
Dok. PT Timah Tbk
Ketua Umum Ikatan Karyawan Timah (IKT) Riki Febriansyah. 

POSBELITUNG.CO -  Ketua Umum Ikatan Karyawan Timah (IKT) Riki Febriansyah ikut menyampaikan aspirasinya guna menyikapi berbagai dinamika yang terjadi menyangkut rencana penambangan timah PT Timah Tbk di Batu Beriga, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Riki Febriansyah menyampaikan aspirasinya ini mewakili para karyawan PT Timah Tbk

Menurut Riki, PT Timah sebagai pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) memiliki usaha pertambangan sudah selayaknya dapat melaksanakan penambangan di konsesi perusahaan. 

Pihaknya berharap semua pihak bisa memahami hal ini untuk menghindari dinamika yang berkepanjangan.

Riki berharap masyarakat tidak mudah percaya terhadap narasi yang bersifat adu domba. 

"PT Timah sebagai pemilik IUP sudah memiliki legalitas.

Kami berharap nantinya ada komunikasi sinergis dengan semua pihak. 

Ini penambangan yang dilakukan secara legal dan kami yakin dengan hadirnya penambangan ini masyarakat bisa merasakan manfaatnya," jelas Riki dalam rilis Sabtu (19/10/2024). 

"Karyawan PT Timah itu ada 4.000 lebih, ribuan tenaga outsourcing, belum keluarga dan tanggungan yang juga masyarakat Bangka Belitung, ada juga masyarakat Bangka Tengah.

Kita juga segera mengirim surat untuk menggelar audiensi dengan DPRD Babel," ujarnya.

Baca juga: Meriahi Festival Danau Pading III, PT Timah Tbk Layani Cek Kesehatan Gratis di Perlang Bangka Tengah

Pihaknya juga mempertanyakan DPRD Bangka Belitung sebagai sebagai sebuah lembaga yang mempunyai fungsi utama sebagai legislasi, anggaran dan pengawasan.

IKT berharap semua pihak bisa saling menghormati, saling mendukung, dan saling memberikan pemahaman mengenai aturan-aturan yang berlaku.

Bukan sebaliknya yang dapat mengadu domba PT Timah Tbk dengan masyarakat.

Karyawan PT Timah Tbk, jelas Riki, juga merupakan bagian masyarakat Bangka Belitung yang juga memiliki hak yang sama untuk didengarkan aspirasinya oleh para pemangku kepentingan. 

"Harusnya polemik yang terjadi bisa dikomunikasikan oleh seluruh pihak untuk mendapatkan jalan tengah.

Hal ini bisa disinergikan, dioptimalkan dan dikelola secara baik. 

Karena penambangan timah juga bisa berdampingan dengan sektor lainnya baik nelayan maupun pariwisata," kata Riki. 

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved